Selama Yield Pemerintah Diatas 6,5%, Pasar Obligasi Masih Menarik
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 45,80 poin atau 0,79% ke level 5.819,13 pada perdagangan Rabu, 12 Juli 2017.
Aksi beli saham jadi pendorong laju indeks hari ini, khususnya saham unggulan. Hal itu bisa diliat dari posisi Indeks LQ45 yang melonjak hampir 1% atau 9,55 poin ke level 976,18.
Kondisi tersebut membuat seluruh sektor saham mengalami penguatan dipimpin sektor pertambangan 1,63%.
Perdagangan hari ini sendiri berjalan moderat dengan frekuensi 283.089 kali transaksi dan volume17 miliar lembar saham senilai Rp5,6 triliun. Sebanyak 214 saham menguat, 113 saham melemah dan 113 saham stagnan.
Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya adalah Gudang Garam (GGRM) naik Rp2.375 ke Rp78.200, Gowa Makassar (GMTD) naik Rp800 ke Rp8.000, Unilever Indonesia (UNVR) naik Rp800 ke Rp48.300 dan Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp675 ke Rp19.325.
Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah, Maskapai Reasuransi (MREI) turun Rp690 ke Rp3.010, Jembo Cable (JECC) turun Rp175 ke Rp5.625, Merdeka Cooper (MDKA) turun Rp150 ke Rp2.100 dan Samudra Indonesia (SMDR) turun Rp125 ke Rp5.900
Adapun laju bursa Asia hari ini bergerak mixed, dimana Indeks Nikkei 225 melemah 97,10 poin (0,48%) ke level 20.098,38, Indeks Hang Seng naik 166,00 poin (0,64%) ke level 26.043,641, Indeks Komposit Shanghai melemah 5,50 poin (0,17%) ke level 3.197,45, Indeks Straits Times menipis 9,89 poin (0,31%) ke level 3.208,91. (*)
Poin Penting Ekspor Indonesia ke Timur Tengah hanya sekitar 4,2% dari total ekspor, sehingga dampak… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More
Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More
Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More