Ilustrasi Bursa Efek Indonesia. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir ditutup meningkat ke posisi 6.531,39 dari posisi pembukaan di level 6.380,40 atau menguat hingga 2,37 persen, Rabu, 5 Maret 2025.
Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 182 saham terkoreksi, 424 saham menguat, dan 191 tetap tidak berubah.
Sebanyak 21,70 miliar saham diperdagangkan dengan 1,04 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp13,32 triliun.
Baca juga: Naik 2,49 Persen, IHSG Sesi I Ditutup di Level 6.539
Lebih lanjut, seluruh indeks dalam negeri bergerak naik, dengan IDX30 menguat 2,79 persen menjadi 389,09, Sri-Kehati merosot 2,59 persen menjadi 341,96, LQ45 turun 3,03 persen menjadi 747,25, dan JII merosot 3,41 persen menjadi 427,18.
Lalu seluruh sektor juga bergerak menguat tecermin dari sektor teknologi naik 5,94 persen, sektor industrial meningkat 2,86 persen, sektor bahan baku menguat 2,23 persen, sektor non-siklikal naik 1,86 persen, dan sektor keuangan menguat 1,40 persen.
Sementara sektor infrastruktur meningkat 1,27 persen, sektor properti menguat 1,11 persen, sektor siklikal meningkat 1,08 persen, sektor energi naik 1,04 persen, dan sektor transportasi menguat 0,59 persen.
Baca juga: IHSG Rebound, Dibuka Naik 0,52 Persen ke Level 6.413
Sebaliknya, sektor kesehatan melemah sebanyak 0,15 persen, didukung oleh penurunan saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) sebanyak 1,80 persen.
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI), PT Data Sinergitama Jaya Tbk (ELIT), dan PT Langgeng Makmur Industri Tbk (LMPI).
Sedangkan saham top losers adalah PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE), PT Aesler Grup Internasional Tbk (RONY), dan PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT).
Adapun tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI). (*)
Editor: Yulian Saputra
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More
Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More
Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More