Pekerja melintas di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, beberapa waktu lalu. (Foto: Erman Subekti)
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Senin, 8 Desember 2025 kembali ditutup dengan melanjutkan penguatannya ke posisi 8.710,69 atau naik 0,90 persen dari level 8.632,76.
Selain itu, IHSG juga sempat menyentuh level tertingginya atau All Time High (ATH) di posisi 8.720,09.
Berdasarkan statistik RTI Business, sebanyak 265 saham terkoreksi, 385 saham menguat, dan 153 saham tetap tidak berubah.
Sebanyak 57,32 miliar saham diperdagangkan dengan 2,91 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp27,32 triliun.
Baca juga: IHSG Sesi I Ditutup Menguat 0,83 Persen, Kembali Cetak Rekor ATH di Level 8.704
Lebih lanjut, seluruh indeks dalam negeri juga bergerak menguat, terlihat dari LQ45 naik 0,92 persen ke 855,07, JII meningkat 0,78 persen menjadi 583,28, dan IDX30 menguat 0,44 persen menjadi 442,13. Sedangkan, Sri-Kehati turun 0,03 persen menjadi 383,44.
Dari sisi sektoral, hampir seluruh sektor ditutup di zona hijau. Sektor kesehatan memimpin penguatan dengan kenaikan 2,80 persen, diikuti sektor energi (+2,73 persen), teknologi (+2,64 persen), transportasi (+2,17 persen), dan infrastruktur (+2,05 persen).
Selanjutnya, sektor siklikal naik 1,40 persen, keuangan (+1,37 persen), non-siklikal (+0,83 persen), bahan baku (+0,47 persen), serta properti (+0,27 persen).
Baca juga: Awal Pekan Cerah, IHSG Dibuka Hijau pada Level 8.678
Adapun satu-satunya sektor yang melemah adalah sektor industrial dengan penurunan 1,42 persen.
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG).
Sedangkan saham top losers adalah PT United Tractors Tbk (UNTR), PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG), dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), dan PT Sentul City Tbk (BKSL). (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting KPR BTN tumbuh double digit sepanjang 2025, dengan KPR Subsidi naik 10% yoy… Read More
Program UOB My Digital Space merupakan bagian dari inisiatif regional yang bertujuan mengentas kesenjangan digital… Read More
Oleh Paul Sutaryono INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) terjun bebas 8 persen berturut-turut pada Rabu,… Read More
Poin Penting FTSE Russell tunda review indeks Indonesia periode Maret 2026 di tengah proses reformasi… Read More
Poin Penting Mandiri Sekuritas menggelar Capital Market Forum 2026 bertema Accelerating Quality Growth untuk mempertemukan… Read More
Poin Penting Outstanding Flexi Mitra Mabrur Bank Mega Syariah tumbuh lebih dari 180 persen yoy… Read More