Papan layar pergerakan pasar saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini kembali ditutup ke zona hijau pada level 6757,33 atau menguat 0,57% dari dibuka pada level 6718,26 pada pembukaan perdagangan hari ini (6/7).
Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 218 saham terkoreksi, 306 saham menguat, dan 220 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 21,26 miliar saham diperdagangkan dengan 1,34 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp9,78 triliun.
Kemudian, seluruh indeks juga mengalami penguatan, seperti IDX30 menguat 0,32% menjadi 497,11, LQ45 menguat 0,31% menjadi 956,40, SRI-KEHATI menguat 0,05% menjadi 439,98, dan JII menguat 0,31% menjadi 553,15.
Meski begitu, hanya sektor kesehatan yang mengalami pelemahan sebesar 0,19%, ditopang oleh pelemahan saham KLBF, INAF, dan MIKA.
Namun, sektor lainnya justru kompak mengalami penguatan, di antaranya sektor siklikal menguat 2,17%, sektor energi menguat 1,98%, sektor industrial menguat 0,99%, sektor bahan baku menguat 0,96%, sektor properti menguat 0,73%, sektor teknologi menguat 0,55%, sektor transportasi menguat 0,26%, sektor infrastruktur menguat 0,07%, serta sektor non-siklikal dan sektor keuangan menguat 0,03%.
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL), PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO), dan PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA). Sedangkan saham top losers adalah PT Dewi Shri Farmindo Tbk (DEWI), PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN), dan PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU), PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL), dan PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk (GTRA). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More
Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More