Market Update

IHSG Ditutup Menguat 0,54 Persen, Seluruh Sektor Hijau

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini (11/10) ditutup bertahan pada zona hijau ke level 7.520,60 atau menguat 0,54 persen dari dibuka pada level 7.480,08 pada pembukaan perdagangan pagi tadi.

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 228 saham terkoreksi, 323 saham menguat, dan 228 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 17,05 miliar saham diperdagangkan dengan 1,00 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp7,68 triliun. 

Kemudian, seluruh indeks mengalami penguatan, dengan IDX30 naik sebesar 0,23 persen menjadi 479,88, LQ45 menguat 0,48 persen menjadi 933,24, SRI-KEHATI meningkat 0,48 persen menjadi 420,50, dan JII naik 0,79 persen menjadi 521,44.

Baca juga: IHSG Sesi I Lanjut Menguat ke Level 7.524

Lebih lanjut, seluruh sektor turut mengalami penguatan, terlihat dari sektor properti naik 3,04 persen, sektor kesehatan menguat 1,71 persen, sektor bahan baku meningkat 1,57 persen, sektor infrastruktur meningkat 1,09 persen, sektor energi naik 0,63 persen, sektor industrial meningkat sebesar 0,54 persen.

Serta, sektor transportasi menguat 0,48 persen, sektor teknologi meningkat 0,34 persen, sektor siklikal menguat 0,29 persen, sektor keuangan meningkat 0,25 persen, dan sektor non-siklikal naik 0,15 persen.

Sederet saham top gainers diantaranya adalah PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT), PT Indo American Seafoods Tbk (ISEA), dan PT Pelangin Indah Canindo Tbk (PICO). Sedangkan saham top losers adalah PT Champ Resto Indonesia Tbk (ENAK), PT Homeco Victoria Makmur Tbk (LIVE), dan PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI). (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

6 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

7 hours ago

CIMB Niaga Raih Penghargaan Most Trusted Financial Brand Awards 2026

Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More

9 hours ago

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

13 hours ago

ICEx Resmi Meluncur, Bangun Infrastruktur Bursa Kripto RI Berstandar Global

Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More

17 hours ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

18 hours ago