Market Update

IHSG Ditutup Menguat 0,53 Persen, Nilai Transaksi Tembus Rp20,45 Triliun

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali melanjutkan penguatannya ke level 7.421,20 atau naik 0,53 persen dari pembukaan perdagangan hari ini (13/3) yang berada pada level 7.382,72.

Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 334 saham terkoreksi pada penutupan perdagangan IHSG. Lalu, 208 saham menguat, dan 233 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 17,69 miliar saham diperdagangkan dengan 1,31 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp20,45 triliun.

Baca juga: Harga Saham Emiten Afiliasi Kaesang Pangarep PMMP Naik Usai Umumkan Private Placement

Kemudian, hampir seluruh indeks juga mengalami penguatan, dengan IDX30 menguat 0,27 persen menjadi 509,79, LQ45 menguat 0,31 persen menjadi 1.003,48, SRI-KEHATI menguat 0,64 persen menjadi 460,32, dan JII menguat 0,74 persen menjadi 525,65.

Selanjutnya, mayoritas sektor juga mengalami penguatan, diantaranya adalah sektor bahan baku menguat 2,61 persen, sektor infrastruktur menguat 0,96 persen, sektor kesehatan menguat 0,74 persen, sektor keuangan menguat 0,58 persen, sektor siklikal menguat 0,32 persen, dan sektor non-siklikal menguat 0,11 persen. 

Sedangkan, sisanya mengalami pelemahan, dengan sektor energi melemah 2,40 persen, sektor teknologi melemah 1,64 persen, sektor industrial melemah 0,80 persen, sektor transportasi melemah 0,43 persen, dan sektor properti melemah 0,23 persen.

Baca juga: Jangan Terlewatkan! Ini Hari Terakhir Cum Date Dividen Saham BRI

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Himalaya Energi Perkasa Tbk (HADE), PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), dan PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL). Sedangkan saham top losers adalah PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS), PT Techno9 Indonesia Tbk (NINE), dan PT Minna Padi Investama Sekurits Tbk (PADI).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk (LMAX), PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), dan PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

DPLK Avrist Catat Aset Kelolaan Rp1,32 Triliun hingga Desember 2025

Poin Penting Aset kelolaan DPLK Avrist tumbuh 9,24% menjadi Rp1,32 triliun hingga Desember 2025, dengan… Read More

35 mins ago

Mantan Menlu Buka-bukaan Soal Sikap Prabowo di Board of Peace

Poin Penting Prabowo dinilai realistis menyikapi keikutsertaan Indonesia di Board of Peace, yang saat ini… Read More

49 mins ago

Debt Collector dan Bahaya Jual Beli STNK Only: Menteri Kominfo Didorong Larang Iklan Kendaraan Ilegal di Media Sosial

Poin Penting Debt collector berperan vital menjaga stabilitas pembiayaan dengan mencegah kredit macet, menjaga nilai… Read More

1 hour ago

IHSG Sesi I Ditutup Berbalik Melemah ke 8.141, Mayoritas Sektor Terkoreksi

Poin Penting IHSG sesi I melemah tipis 0,06% dan ditutup di level 8.141,84 setelah sempat… Read More

3 hours ago

Bank KBMI 3 di Antara Goliath dan David, Jalan Tengah yang Paling Diuji

Poin Penting Bank KBMI 3 berada di tengah tekanan bank raksasa KBMI 4 dan bank… Read More

3 hours ago

Fundamental Solid, Permata Bank Siap Penuhi Free Float 15 Persen

Poin Penting Porsi saham free float Permata Bank sekitar 10 persen, telah melampaui ketentuan minimum… Read More

3 hours ago