Market Update

IHSG Ditutup Menguat 0,47 Persen ke Level 9.075

Poin Penting

  • IHSG ditutup menguat 0,47 persen ke level 9.075,40 pada perdagangan 15 Januari 2026, dengan nilai transaksi mencapai Rp28,25 triliun dan 50,63 miliar saham diperdagangkan.
  • Seluruh indeks domestik berada di zona hijau, dipimpin Sri-Kehati (+1,01 persen), LQ45 (+0,83 persen), dan IDX30 (+0,81 persen), meski mayoritas sektor justru melemah.
  • Sektor industrial menjadi pemberat utama dengan koreksi 2,31 persen, sementara saham top gainers dipimpin DAAZ, VICI, dan AISA, serta top losers SGER, MBSS, dan MSIN.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, 15 Januari 2026 ditutup pada zona hijau ke level 9.075,40 atau menguat 0,47 persen dari posisi 9.032,58. 

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 331 saham terkoreksi, 339 saham menguat, dan 133 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 50,63 miliar saham diperdagangkan dengan 3,37 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp28,25 triliun.

Lebih lanjut, seluruh indeks dalam negeri juga ditutup hijau. Ini terlihat dari IDX30 yang naik 0,81 persen menjadi 452,48, JII meningkat 0,05 persen menjadi 612,30, LQ45 menguat 0,83 persen ke 889,43, dan Sri-Kehati naik 1,01 persen menjadi 392,54.

Baca juga: Asing Net Buy Rp1,09 Triliun, Ini 5 Saham yang Paling Banyak Diborong

Meski demikian, mayoritas sektor terpantau melemah dengan sektor industrial anjlok 2,31 persen. Lalu, sektor transportasi -0,97 persen, sektor bahan baku -0,76 persen, sektor properti -0,43 persen, sektor energi -0,21 persen, dan sektor kesehatan -0,18 persen.

Sedangkan sektor lainnya masih mampu menguat. Terpantau, sektor siklikal naik 1,15 persen, sektor keuangan meningkat 1,14 persen, sektor teknologi menguat 0,58 persen, sektor non-siklikal naik 0,20 persen, dan sektor infrastruktur meningkat 0,13 persen.

Baca juga: Begini Gerak Saham Indeks INFOBANK15 di Tengah Penguatan IHSG

Saham Top Gainers dan Top Lossers

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ), PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI), dan PT FKS Food Sejahtera Tbk (AISA).

Sedangkan saham top losers adalah PT Sumber Global Energy Tbk (SGER), PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS), dan PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Sentul City Tbk (BKSL), dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Volume Trading Tokenisasi Aset di PINTU Meningkat, 3 Aset Ini Paling Diminati

Poin Penting Volume trading tokenisasi aset di platform PINTU meningkat 45% secara bulanan pada Februari… Read More

9 hours ago

Pemerintah Lakukan Efisiensi Anggaran K/L untuk Cegah Defisit Tembus 3 Persen

Poin Penting Pemerintah akan melakukan efisiensi anggaran Kementerian/Lembaga untuk mencegah defisit APBN melampaui batas 3… Read More

10 hours ago

Ramai di TikTok soal Ekonomi RI Hancur, Menkeu Purbaya Angkat Bicara

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyindir kritik yang menyebut ekonomi Indonesia hancur dan… Read More

10 hours ago

Askrindo Dukung Mudik Gratis BUMN 2026 lewat Moda Transportasi Laut

Poin Penting Askrindo berpartisipasi dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026 untuk membantu masyarakat melakukan perjalanan… Read More

10 hours ago

AAJI Gelar Konferensi Pers Laporan Kinerja Industri Asuransi Jiwa Periode Januari – Desember 2025.

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan kinerja 57 perusahaan asuransi jiwa pada periode Januari–Desember 2025.… Read More

11 hours ago

Perkuat Ekspansi Kredit Berkualitas, Mastercard Kolaborasi dengan CLIK Indonesia

Poin Penting Mastercard dan CLIK Credit Bureau Indonesia menjalin kerja sama untuk memperkuat ekspansi kredit… Read More

12 hours ago