IHSG hari ini ditutup menguat/Erman Subekti
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, 15 Januari 2026 ditutup pada zona hijau ke level 9.075,40 atau menguat 0,47 persen dari posisi 9.032,58.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 331 saham terkoreksi, 339 saham menguat, dan 133 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 50,63 miliar saham diperdagangkan dengan 3,37 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp28,25 triliun.
Lebih lanjut, seluruh indeks dalam negeri juga ditutup hijau. Ini terlihat dari IDX30 yang naik 0,81 persen menjadi 452,48, JII meningkat 0,05 persen menjadi 612,30, LQ45 menguat 0,83 persen ke 889,43, dan Sri-Kehati naik 1,01 persen menjadi 392,54.
Baca juga: Asing Net Buy Rp1,09 Triliun, Ini 5 Saham yang Paling Banyak Diborong
Meski demikian, mayoritas sektor terpantau melemah dengan sektor industrial anjlok 2,31 persen. Lalu, sektor transportasi -0,97 persen, sektor bahan baku -0,76 persen, sektor properti -0,43 persen, sektor energi -0,21 persen, dan sektor kesehatan -0,18 persen.
Sedangkan sektor lainnya masih mampu menguat. Terpantau, sektor siklikal naik 1,15 persen, sektor keuangan meningkat 1,14 persen, sektor teknologi menguat 0,58 persen, sektor non-siklikal naik 0,20 persen, dan sektor infrastruktur meningkat 0,13 persen.
Baca juga: Begini Gerak Saham Indeks INFOBANK15 di Tengah Penguatan IHSG
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ), PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI), dan PT FKS Food Sejahtera Tbk (AISA).
Sedangkan saham top losers adalah PT Sumber Global Energy Tbk (SGER), PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS), dan PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Sentul City Tbk (BKSL), dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More
Poin Penting Bank Ayandeh bangkrut pada akhir 2025, meninggalkan kerugian hampir USD5 miliar akibat kredit… Read More
Poin Penting INDS memperkuat produktivitas dan efisiensi melalui pembelian aset operasional dari entitas anak senilai… Read More
Poin Penting KB Bank salurkan kredit sindikasi USD95,92 juta untuk mendukung pengembangan PT Petro Oxo… Read More
Poin Penting Realisasi investasi 2025 mencapai Rp1.931,2 triliun, tumbuh 12,7 persen (yoy) dan melampaui target… Read More