Ilustrasi: IHSG hari ini dibuka di zona merah. (Foto: istimewa)
Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini berhasil ditutup menguat ke zona hijau pada level 6664,66 atau naik 0,38% dari dibuka di level 6639,73 pada pembukaan perdagangan hari ini (26/6).
Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 294 saham terkoreksi, 236 saham menguat, dan 213 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 16,10 miliar saham diperdagangkan dengan 990 ribu kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp7,49 triliun.
Kemudian, beberapa indeks juga mengalami penguatan, seperti IDX30 menguat 0,37% menjadi 491,66, LQ45 menguat 0,36% menjadi 946,11, SRI-KEHATI menguat 0,53% menjadi 437,37. Sedangkan, JII melemah 0,08% menjadi 543,69.
Kemudian, hanya dua sektor yang mengalami penguatan sektor tersebut di antaranya, sektor keuangan menguat 0,61% dan sektor infrastruktur menguat 0,33%.
Sedangkan, sektor lainnya menunjukan pelemahan, sektor tersebut di antaranya, sektor energi melemah 1,47%, sektor transportasi melemah 1,27%, sektor siklikal melemah 0,47%, sektor bahan baku melemah 0,34%, sektor properti melemah 0,16%, sektor teknologi melemah 0,09%, sektor non-siklikal melemah 0,08%, sektor kesehatan melemah 0,07%, dan sektor industrial melemah 0,04%.
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Eratex Djaja Tbk (ERTX), PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN), dan PT Indo Straits Tbk (PTIS). Sedangkan saham top losers adalah PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Dewi Shri Farmindo Tbk (DEWI), dan PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Jasa Berdikari Logistics Tbk (LAJU), PT Bima Sakti Pertiwi Tbk (PAMG), dan PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU). (*)
Editor: Galih Pratama
Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More
Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More
Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More
Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More