Papan layar pergerakan pasar saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini kembali ditutup pada zona hijau pada level 6935,15 atau menguat tipis 0,05 persen dari dibuka pada level 6931,88 pada pembukaan perdagangan hari ini (12/10).
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat ada sebanyak 330 saham terkoreksi, 221 saham menguat, dan 206 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 33,08 miliar saham diperdagangkan dengan 1,47 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp12,22 triliun.
Tercatat, hanya indeks SRI-KEHATI yang mengalami penguatan 0,63 persen menjadi 440,11. Sedangkan, indeks lainnya mengalami pelemahan dengan IDX30 melemah 0,26 persen menjadi 486,81, LQ45 melemah 0,13 persen menjadi 943,45, dan JII melemah 0,99 persen menjadi 546,06.
Lalu, hanya sebagian kecil sektor yang mengalami pelemahan, yaitu sektor bahan baku melemah 1,40 persen, sektor energi melemah 0,90 persen, sektor teknologi melemah 0,89 persen, sektor non-siklikal melemah 0,71 persen, dan sektor industrial melemah 0,27 persen.
Sementara itu, sektor lainnya mengalami penguatan, di antaranya adalah sektor infrastruktur menguat 3,76 persen, sektor siklikal menguat 0,68 persen, sektor kesehatan menguat 0,52 persen, sektor keuangan menguat 0,40 persen, sektor properti melemah 0,38 persen dan sektor transportasi melemah 0,11 persen.
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Primarindo Asia Infrastructure Tbk (BIMA), PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS), dan PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK). Sedangkan saham top losers adalah PT Grand House Mulia Tbk (HOMI), PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU), dan PT Koka Indonesia Tbk (KOKA).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk (GTRA), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), dan PT MD Pictures Tbk (FILM). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More
Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More
Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More
Poin Penting Maraknya penagihan intimidatif berdampak pada kebijakan perusahaan pembiayaan, yang kini memperketat prinsip kehati-hatian… Read More
Poin Penting Bank Mandiri menargetkan pertumbuhan kredit 2026 di atas rata-rata industri, sejalan dengan proyeksi… Read More
Info Penting Jual beli kendaraan STNK only dinyatakan ilegal, karena BPKB adalah satu-satunya bukti kepemilikan… Read More