Pekerja melintas di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, beberapa waktu lalu. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, 20 Maret 2025, kembali ditutup bertahan pada zona hijau ke posisi 6.381,67 dari dibuka pada level 6.311,66 atau menguat 1,11 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 272 saham terkoreksi, 299 saham menguat, dan 233 tetap tidak berubah.
Sebanyak 16,72 miliar saham diperdagangkan dengan 1,10 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp11,31 triliun.
Baca juga: IHSG Sesi I Ditutup Hijau pada Level 6.368
Meski begitu, beberapa indeks dalam negeri bergerak turun, dengan IDX30 melemah 0,66 persen menjadi 370,05, Sri-Kehati merosot 0,70 persen menjadi 327,40, dan LQ45 turun 0,21 persen menjadi 710,20. Sedangkan, JII menguat 1,98 persen menjadi 412,89.
Selanjutnya, mayoritas sektor bergerak meningkat tecermin dari sektor teknologi naik 9,84 persen, sektor bahan baku meningkat 2,49 persen, sektor transportasi menguat 1,89 persen, sektor energi naik 0,85 persen.
Serta, sektor industrial menguat 0,77 persen, sektor siklikal meningkat 0,56 persen, sektor infrastruktur naik 0,42 persen, dan sektor kesehatan menguat 0,19 persen.
Baca juga: OJK Terbitkan Kebijakan Buyback Saham Tanpa RUPS di Tengah Kondisi Pasar Fluktuatif
Sedangkan sektor sisanya melemah, dengan sektor keuangan merosot 0,95 persen, sektor non-siklikal turun 0,62 persen, dan sektor properti melemah 0,11 persen.
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES), PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), dan PT Murni Sadar Tbk (MTMH).
Sedangkan saham top losers adalah PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN), dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN).
Adapun tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI). (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Aset kelolaan DPLK Avrist tumbuh 9,24% menjadi Rp1,32 triliun hingga Desember 2025, dengan… Read More
Poin Penting Prabowo dinilai realistis menyikapi keikutsertaan Indonesia di Board of Peace, yang saat ini… Read More
Poin Penting Debt collector berperan vital menjaga stabilitas pembiayaan dengan mencegah kredit macet, menjaga nilai… Read More
Poin Penting IHSG sesi I melemah tipis 0,06% dan ditutup di level 8.141,84 setelah sempat… Read More
Poin Penting Bank KBMI 3 berada di tengah tekanan bank raksasa KBMI 4 dan bank… Read More
Poin Penting Porsi saham free float Permata Bank sekitar 10 persen, telah melampaui ketentuan minimum… Read More