Ilustrasi pergerakan pasar saham. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini, Selasa, 3 Desember 2024, ditutup meningkat ke level 7.196,01 atau menguat 2,11 persen dari dibuka pada level 7.047,05.
Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 211 saham terkoreksi, 356 saham menguat, dan 220 tetap tidak berubah.
Sebanyak 20,60 miliar saham diperdagangkan dengan 1,16 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp12,74 triliun.
Baca juga: IHSG Sesi I Ditutup Meningkat 1,45 Persen ke Level 7.149
Kemudian indeks-indeks dalam negeri turut bergerak melesat, dengan IDX30 naik 3,08 persen menjadi 444,68, LQ45 meningkat 3,02 persen menjadi 869,33, Sri-Kehati menguat 2,81 persen menjadi 392,94, dan JII terapresiasi 1,99 persen menjadi 500,95.
Sementara itu, mayoritas sektor pun bergerak menguat, terlihat dari sektor teknologi meningkat 3,18 persen, sektor keuangan naik 1,55 persen, sektor energi menguat 1,24 persen, sektor infrastruktur naik 1,19 persen, dan sektor properti menguat 1,12 persen.
Selanjutnya sektor bahan baku naik 1,11 persen, sektor non-siklikal menguat 0,89 persen, sektor industrial meningkat 0,86 persen, sektor siklikal menguat 0,81 persen, dan sektor kesehatan naik 0,19 persen.
Sementara, hanya sektor transportasi yang mengalami pelemahan sebanyak 0,32 persen yang didukung oleh penurunan saham PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) sebanyak 1,64 persen.
Baca juga: BEI Perluas Daftar Saham yang Masuk ke Fase Pre-Opening
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (TRON), PT Global Sukses Digital Tbk (DOSS), dan PT Rig Tenders Indonesia Tbk (RIGS).
Sedangkan saham top losers adalah PT Jakarta International Hotels & Development Tbk (JIHD), PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX), dan PT Multitrend Indo Tbk (BABY).
Adapun tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK). (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting BI menilai penurunan outlook Moody’s tidak mencerminkan pelemahan ekonomi domestik. Stabilitas sistem keuangan… Read More
Poin Penting PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menegaskan tidak memiliki keterlibatan, baik langsung maupun… Read More
Poin Penting Celios pertanyakan pertumbuhan PDB 5,11 persen dipertanyakan, pasalnya konsumsi rumah tangga & PMTB… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik 40 pejabat eselon II di DJP dan… Read More
Poin Penting Pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan 10–12 persen, lebih tinggi dari target 2025 sebesar 9–11… Read More
Poin Penting ACA membukukan premi Rp6 triliun sepanjang 2025, tumbuh 17 persen yoy, jauh di… Read More