Papan layar pergerakan pasar saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa, 16 September 2025, berhasil ditutup di zona hijau ke level 7.957,69 atau naik 0,26 persen dari posisi sebelumnya di 7.937,11, setelah sempat bergerak melemah.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 320 saham terkoreksi, 330 saham menguat, dan 152 saham tetap tidak berubah.
Sebanyak 44,50 miliar saham diperdagangkan dengan 2,19 juta kali frekuensi perpindahan tangan. Total nilai transaksi tembus Rp16,05 triliun.
Meski begitu, mayoritas indeks dalam negeri mengalami pergerakan yang melemah, dengan IDX30 turun 0,10 persen menjadi 419,39, LQ45 merosot 0,23 persen menjadi 806,94, dan Sri-Kehati melemah 0,48 persen menjadi 373,22. Sedangkan, JII menguat 0,47 persen menjadi 536,66.
Baca juga: IHSG Sesi I Berbalik Ditutup Merah ke Posisi 7.915
Lalu, mayoritas sektor perdagangan ditutup naik. Sektor non-siklikal memimpin dengan kenaikan 1,76 persen, diikuti sektor industrial (1,47 persen), transportasi (0,90 persen), teknologi (0,87 persen), kesehatan (0,81 persen), siklikal (0,64 persen), energi (0,44 persen), dan bahan baku (0,26 persen).
Sebaliknya, sektor keuangan melemah 0,38 persen, infrastruktur turun 0,23 persen, dan properti terkoreksi tipis 0,01 persen.
Saham top gainers hari ini antara lain PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM), PT H.M. Sampoerna Tbk (HMSP), dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM).
Sedangkan top losers adalah PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA), dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO).
Baca juga: IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Analis Rekomendasikan 4 Saham Ini
Adapun tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), dan PT H.M. Sampoerna Tbk (HMSP). (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting LPDB fokus membiayai UMKM yang belum bankable melalui skema pembiayaan produktif berbasis koperasi,… Read More
Poin Penting IHSG anjlok 6,94 persen sepanjang pekan 25–30 Januari 2026 ke level 8.329,60, dipicu… Read More
Poin Penting Transaksi digital Livin’ by Mandiri mendominasi, dengan 99,2% transaksi ritel non-tunai dilakukan secara… Read More
Poin Penting Ekonom desak konsolidasi cepat OJK menyusul pengunduran diri beruntun petinggi agar roda organisasi… Read More
Poin Penting Mahendra Siregar (Ketua), Mirza Adityaswara (Wakil Ketua), dan dua pejabat OJK lainnya mengundurkan… Read More
Poin Penting Mirza Adityaswara mengundurkan diri dari jabatan Wakil Ketua DK OJK tak lama setelah… Read More