Papan layar pergerakan pasar saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, Selasa, 5 Agustus 2025, ditutup bertahan di zona hijau ke posisi 7.515,18 setelah dibuka di level 7.464,64 atau menguat sebesar 0,68 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 330 saham terkoreksi, 274 saham menguat, dan 200 tetap tidak berubah.
Sebanyak 28,34 miliar saham diperdagangkan dengan 2,01 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp18,47 triliun.
Baca juga: IHSG Sesi I Ditutup Menguat Hampir 1 Persen ke Level 7.536
Lebih lanjut, mayoritas indeks dalam negeri juga mencatatkan penguatan, dengan IDX30 naik 0,82 persen menjadi 415,13, LQ45 meningkat 1,07 persen menjadi 796,21, dan Sri-Kehati naik 1,45 persen menjadi 360,92. Sedangkan, JII melemah 0,38 persen menjadi 522,44.
Lalu, sebagian besar sektor turut menguat, dengan sektor siklikal meningkat 3,72 persen, sektor keuangan naik 1,32 persen, sektor properti menguat 1,11 persen, dan sektor teknologi meningkat 0,95 persen.
Selanjutnya, sektor kesehatan naik 0,58 persen, sektor transportasi menguat 0,29 persen, sektor non-siklikal meningkat 0,24 persen, dan sektor energi naik 0,09 persen.
Baca juga: IHSG Sesi I Ditutup Menguat Hampir 1 Persen ke Level 7.536
Di sisi lain, beberapa sektor mengalami pelemahan. Sektor bahan baku turun 1,11 persen, sektor industrial merosot 0,25 persen, dan sektor infrastruktur melemah 0,13 persen.
Sejumlah saham yang mencatatkan kenaikan signifikan (top gainers) antara lain PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP), PT MD Entertainment Tbk (FILM), dan PT Multipolar Tbk (MLPL).
Sementara itu, saham yang masuk jajaran top losers meliputi PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), dan PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI).
Adapun tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Sentul City Tbk (BKSL), PT Multipolar Tbk (MLPL), dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA). (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More