Market Update

IHSG Ditutup Menghijau ke 7.154, Saham RATU, PTIS, AGAR jadi Top Gainers

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, 17 Januari 2025 ditutup pada zona hijau ke level 7.154,65 atau naik 0,39 persen dari dibuka pada level 7.107,52.

Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 330 saham terkoreksi, 240 saham menguat, dan 236 tetap tidak berubah.

Sebanyak 21,72 miliar saham diperdagangkan dengan 1,32 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp12,13 triliun.

Kemudian, seluruh indeks dalam negeri mengalami penguatan, dengan IDX30 naik 0,65 persen menjadi 428,62, LQ45 menguat 0,53 persen menjadi 832,28, Sri-Kehati meningkat 0,34 persen menjadi 373,68, dan JII naik 0,64 persen menjadi 473,28.

Baca juga: Gegara Ini, Saham Nintendo Anjlok 7,2 Persen

Lalu, mayoritas sektor turut menguat yang tercermin dari sektor siklikal naik 2,17 persen, sektor properti menguat 1,74 persen, sektor teknologi meningkat 1,25 persen, dan sektor energi menguat 0,79 persen.

Kemudian, sektor industrial naik 0,18 persen, sektor non-siklikal meningkat 0,13 persen, dan sektor keuangan menguat 0,01 persen.

Sedangkan, sektor sisanya mengalami pelemahan, dengan sektor transportasi turun 0,78 persen, sektor kesehatan merosot 0,77 persen, sektor bahan baku melemah 0,41 persen, dan sektor infrastruktur turun 0,09 persen.

Baca juga: Suku Bunga BI Dipangkas, 3 Saham Big Banks Ini Diburu Asing

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), PT Indo Straits Tbk (PTIS), dan PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR).

Sedangkan saham top losers adalah PT Raja Roti Cemerlang Tbk (BRRC), PT Aman Agrindo Tbk (GULA), dan PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Central Proteina Prima Tbk (CPRO), dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

OJK Dukung Rencana Purbaya Ubah PNM jadi Bank UMKM

Poin Penting OJK menyatakan akan mengikuti dan mendukung keputusan akhir Kementerian Keuangan terkait rencana pengambilalihan… Read More

11 mins ago

Asing Net Sell Rp1,77 Triliun, Saham BMRI, BBRI, dan ANTM Paling Banyak Dilego

Poin Penting Net foreign sell tembus Rp1,77 triliun, didominasi sektor keuangan (perbankan besar) dan energi,… Read More

35 mins ago

Trump Umumkan Gencatan Senjata 2 Pekan dengan Iran, Ini Syaratnya

Poin Penting: Presiden AS Donald Trump menetapkan gencatan senjata dua pekan sebagai hasil komunikasi dengan… Read More

41 mins ago

Mirae Asset Sebut Tekanan Eksternal Masih Bayangi IHSG dan Rupiah

Poin Penting Sentimen risk-off masih dominan, terlihat dari IHSG yang sempat turun di bawah 7.000… Read More

55 mins ago

Cadangan Devisa Indonesia Menyusut jadi USD148,2 Miliar, Ini Penjelasan BI

Poin Penting Cadangan devisa RI turun menjadi USD148,2 miliar per Maret 2026 dari USD151,9 miliar… Read More

1 hour ago

Nasib Gaji ke-13 ASN 2026 Belum Pasti, Menkeu Purbaya: Masih Dipelajari

Poin Penting: Pemerintah masih mengkaji apakah gaji ke-13 ASN akan terkena efisiensi anggaran. Keputusan final… Read More

1 hour ago