Jakarta–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melonjak 62,192 poin atau 1,32% ke level 4.772,977 pada perdagangan Rabu, 25 Mei 2016. Sementara indeks LQ45 ditutup melonjak 12,858 poin atau 1,59% ke level 819,208.
Mengutip riset Mandiri Sekuritas Indonnesia, indeks naik setelah bergerak di antara 4.733-4.772. Hal ini dipicu aksi beli investor diberbagai sektor saham.
Kondisi tersebut mendorong seluruh indeks sektoral saham di lantai bursa kompak menguat, dengan dipimpin oleh sektor aneka industri yang naik +2,48% dan sektor properti yang naik +2,07%.
Sebanyak 210 saham naik, 102 saham turun, 74 saham tidak bergerak, dan 180 saham tidak ditransaksikan.
Perdagangan hari ini sendiri berlangsung marak, dimana investor bertransaksi sebanyak Rp5,05 triliun, terdiri dari transaksi reguler Rp4,15 triliun, negosiasi Rp891,17 miliar, dan tunai Rp5,38 miliar. Di pasar reguler, investor asing membukukan transaksi beli bersih (net buy) Rp359,68 miliar.
Dari Asia, mayoritas indeks saham menguat. Kondisi itu ditunjukkan oleh indeks Nikkei225 di Jepang +1,57%, indeks Kospi di Korsel +1,18%, dan indeks Hang Seng di Hong Kong +2,71%.
Sore ini, mayoritas indeks saham di Eropa juga menguat sejak dibuka tadi siang. Indeks FTSE100 di Inggris naik +0,63%, DAX di Jerman menguat +1,16%, dan CAC di Prancis terapresiasi +0,92%.
Di pasar valas, nilai tukar Rupiah menguat +1 poin (+0,01%) ke Rp13.637 per Dolar AS, setelah bergerak di kisaran Rp13.596-Rp13.703.
Saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers di antaranya UNVR naik Rp1.200 ke Rp43.700, TBMS naik Rp1.100 ke Rp10.000, LPPF naik Rp650 ke Rp18.650, dan MYOR naik Rp600 ke Rp39.100. (*) Dwitya Putra
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More
Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More
Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More
Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More
Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More