Categories: Market Update

IHSG Ditutup Melonjak 58 Poin

Jakarta–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melonjak 58,767 poin atau 1,32% ke level 4.500,947 pada perdagangan Selasa, 17 November 2015. Sementara Indeks LQ45 melonjak 14,469 poin atau 1,91% ke level 770,953.

Aksi beli saham unggulan di berbagai sektor jadi penopang indeks bisa ditutup melonjak hari ini.

Kondisi tersebut mendorong mayoritas sektoral saham di lantai bursa kompak ditutup menguat.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 218.030 kali dengan volume 3,503 miliar lembar saham senilai Rp4,17 triliun. Sebanyak 164 saham naik, 103 turun, dan sisanya 79 saham stagnan.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Gudang Garam (GGRM) naik Rp2.425 ke Rp51.175, Indocement (INTP) naik Rp975 ke Rp20.575, Matahari (LPPF) naik Rp375 ke Rp15.750, dan BRI (BBRI) naik Rp375 ke Rp10.900. (*) Dwitya Putra

Paulus Yoga

Recent Posts

Bank BPD Bali Sudah Setor Dividen Rp826 Miliar ke Pemda

Poin Penting Bank BPD Bali mendistribusikan 75 persen laba atau Rp826 miliar dari total keuntungan… Read More

15 hours ago

Rekomendasi 5 Aplikasi Nabung Emas yang Aman dan Praktis

Poin Penting Kini menabung emas bisa dilakukan di aplikasi emas yang menawarkan transaksi yang aman… Read More

16 hours ago

Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Trump, Begini Respons Pemerintah

Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal Donald Trump, pemerintah Indonesia mencermati dampaknya… Read More

20 hours ago

Investasi Reksa Dana BNI AM Kini Bisa Dibeli di Kantor Cabang KB Bank

Poin Penting PT Bank KB Indonesia Tbk menggandeng PT BNI Asset Management memasarkan reksa dana… Read More

20 hours ago

Kadin Gandeng US-ABC Perluas Ekspor Alas Kaki ke AS

Poin Penting Kamar Dagang dan Industri Indonesia teken MoA dengan US-ASEAN Business Council untuk perluas… Read More

1 day ago

Alasan Mahkamah Agung AS “Jegal” Kebijakan Tarif Trump

Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal global Donald Trump karena dinilai melanggar… Read More

1 day ago