Market Update

IHSG Ditutup Melesat 2,44 Persen, Dekati Rekor Tertinggi

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, 12 Agustus 2025 kembali ditutup meningkat ke posisi 7.791,69 dari dibuka pada level 7.605,92 atau menguat 2,44 persen.

Bahkan, IHSG sempat menembus level 7.800,83. Ini merupakan level IHSG tertinggi tahun 2025, mendekati area penutupan tertinggi sepanjang sejarah di level 7.905,39, yang pernah terjadi pada 19 September 2024.

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 249 saham terkoreksi, 382 saham menguat, dan 170 tetap tidak berubah.

Sebanyak 30,17 miliar saham diperdagangkan dengan 2,22 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp19,60 triliun.

Baca juga: Dana Asing Masuk Rp833,70 Miliar, Saham BBCA dan BBRI Paling Banyak Diborong

Lebih lanjut, seluruh indeks dalam negeri juga bergerak menguat. Rinciannya, IDX30 naik 3,04 persen menjadi 425,82, LQ45 meningkat 2,96 persen menjadi 823,26, Sri-Kehati menguat 2,50 persen menjadi 371,76, dan JII naik 1,47 persen menjadi 531,19.

Selain itu, hampir seluruh sektor turut mengalami penguatan. Ini terlihat dari sektor teknologi yang naik 5,52 persen, sektor industrial meningkat 5,01 persen, sektor keuangan menguat 2,91 persen, sektor infrastruktur naik 1,99 persen, dan sektor kesehatan meningkat 0,99 persen.

Kemudian, sektor energi menguat 0,92 persen, sektor siklikal naik 0,28 persen, sektor non-siklikal meningkat 0,14 persen, dan sektor transportasi menguat 0,01 persen.

Sedangkan, sektor sisanya mengalami pelemahan, dengan sektor bahan baku merosot 0,87 persen dan sektor properti turun 0,25 persen.

Baca juga: BEI Pede Market Cap Pasar Saham RI Masuk 10 Besar Dunia, Ini Pendorongnya

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC), PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB), dan PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk (JKON).

Sedangkan saham top losers adalah PT Sentul City Tbk (BKSL), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA). 

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Sentul City Tbk (BKSL), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Aliran Modal Asing Masuk RI Rp1,44 Triliun pada Awal 2026

Poin Penting Aliran modal asing masuk Rp1,44 triliun di awal Januari 2026, mayoritas mengalir ke… Read More

3 hours ago

KPK Tetapkan 5 Tersangka Terkait OTT Dugaan Suap Pajak di KPP Madya Jakut

Poin Penting KPK tetapkan 5 tersangka OTT dugaan suap pajak KPP Madya Jakarta Utara. 3… Read More

4 hours ago

Begini Gerak Saham Indeks INFOBANK15 di Tengah Penguatan IHSG

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,13 persen pada perdagangan Jumat (9/1/2026), meski mayoritas indeks domestik… Read More

4 hours ago

Sempat Sentuh Level 9.000, IHSG Sepekan Menguat 2,16 Persen

Poin Penting IHSG menguat 2,16 persen sepanjang pekan 5-9 Januari 2026 dan sempat menembus level… Read More

5 hours ago

KPK OTT Pegawai DJP di Jakarta Utara soal Pajak Sektor Tambang

Poin Penting KPK gelar OTT pegawai DJP Jakarta Utara terkait dugaan pengaturan pajak di sektor… Read More

16 hours ago

Tingkatkan Kinerja Keuangan, Pollux Hotels Group Terbitkan Obligasi Berkelanjutan

Poin Penting Pollux Hotels Group menerbitkan obligasi berkelanjutan berperingkat AAA, dengan dukungan penuh CGIF yang… Read More

17 hours ago