Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini (20/3) kembali melanjutkan koreksinya pada level 7.331,12 atau melemah 0,08 persen dari level 7.337,01 pada pembukaan perdagangan hari ini.
Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 296 saham terkoreksi, 213 saham menguat, dan 261 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 19,67 miliar saham diperdagangkan dengan 1,12 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp10,35 triliun.
Meski begitu, indeks-indeks bergerak beragam, dengan IDX30 melemah 0,46 persen menjadi 505,65 dan LQ45 melemah 0,42 persen menjadi 992,93. Sementara, Sri-Kehati menguat 0,06 persen menjadi 455,16 dan JII menguat 0,37 persen menjadi 526,57.
Baca juga: GOTO Ungkap Rencana Buyback Saham, Modalnya hingga Rp3,14 Triliun
Di samping itu, sebagian besar sektor mengalami penguatan, dengan sektor kesehatan menguat 2,05 persen, sektor siklikal menguat 1,02 persen, sektor non-siklikal menguat 0,38 persen, sektor bahan baku menguat 0,30 persen, sektor industrial menguat 0,09 persen, dan sektor infrastruktur menguat 0,08 persen.
Sedangkan, sektor lainnya mengalami pelemahan yang dipimpin oleh sektor teknologi melemah 3,14 persen, sektor keuangan melemah 0,35 persen, sektor transportasi melemah 0,23 persen, sektor properti melemah 0,22 persen, dan sektor energi melemah 0,03 persen.
Sederet saham top gainers diantaranya adalah PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA), PT Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk (BBSS), dan PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA).
Sedangkan saham top losers adalah PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS), PT Mitra Pack Tbk (PTMP), dan PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk (LMAX), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), dan PT Mitra Pack Tbk (PTMP). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More