Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 43,28 poin atau 0,74% ke level 5.771,50 pada perdagangan Senin, 10 Juli 2017.
Indeks melemah seiring aksi jual saham di berbagai sektor, khususnya saham unggulan. Hal itu bisa diliat dari posisi Indeks LQ45 yang anjlok hingga 1% atau sebesar 9,83 poin ke level 967,28.
Kondisi tersebut mendorong mayoritas sektoral saham di lantai bursa kompak melemah dengan dipimpin sektor konstruksi yang turun sebesar 1,14%.
Perdagangan hari ini sendiri tidak terlalu ramai dengan frekuensi 161.929 kali transaksi dan volume 4,9 miliar lembar saham senilai Rp4,1 triliun. Sebanyak 127 saham menguat, 183 saham melemah dan 121 saham stagnan.
Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya adalah, United Tractors (UNTR) naik Rp425 ke Rp27.625, Baramulti (BSSR) naik Rp380 ke Rp1.910, Tower Bersama (TBIG) naik Rp300 ke Rp7.400 dan Indo Kordsa (BRAM) naik Rp250 ke Rp11.450.
Saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah Unilever Indonesia (UNVR) turun Rp1.375 ke Rp46.725, Plaza Indonesia (PLIN) turun Rp850 ke Rp4.000, Indocement Tunggal (INTP) turun Rp775 ke Rp17.600 dan Matahari (LPPF) turun Rp450 ke Rp12.350.
Adapun pergerakan bursa saham Asia sore ini, Indeks Nikkei 225 menguat 151,891 poin (0,76%) ke 20.080,980, Indeks Hang Seng menguat 159,211 poin (0,63%) ke 25.500,061, Indeks Komposit Sanghai turun 5.330 poin (0,17%) ke 3.246,350, Indeks Strait Times menguat 17,340 poin (0,54%) ke 3.246,350. (*)
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More