Jakarta–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 32,877 poin atau 0,69% ke level 4.710,785 pada perdagangan Selasa, 24 Mei 2016. Sementara indeks LQ45 ditutup terkoresi 5,607 poin atau 0,69% ke 806,350.
Indeks terkoreksi akibat aksi jual investor di berbagai sektor saham. Alhasil, delapan sektor di lantai bursa kompak melemah sementara dua sektor lainnya menguat.
Penguatan tertinggi terjadi di sektor aneka industri sebesar 0,35%, sementara pelemahan tertinggi terjadi di sektor agrikultur sebesar 1,15% disusul sektor consumer goods dan konstruksi masing-masing sebesar 1,14% dan 1,13%.
Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 220.012 kali dan volume hingga 4,680 miliar saham senilai Rp4,256 triliun. Sebanyak 91 saham naik, 197 saham turun, dan 86 saham stagnan.
Saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers di antaranya GGRM turun Rp2.775 ke Rp71.150, MYOR turun Rp1.600 ke Rp38.500, HMSP turun Rp625 ke Rp96.400, dan MLBI turun Rp525 ke Rp10.700.
Beberapa kondisi bursa saham Asia yang terkoreki sore ini diantaranya:
Indeks Nikkei 225 turun 155,84 poin (0,94%) ke 16.498,76
Indeks SSE Composite turun 21,98 poin (0,77%) ke 2.821,67
Indeks Straits Times turun 14,54 poin (0,53%) ke 2.752,39. (*) Dwitya Putra
Editor: Paulus Yoga
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More