IHSG Ditutup Melemah 32 Poin

Jakarta–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 32,877 poin atau 0,69% ke level 4.710,785 pada perdagangan Selasa, 24 Mei 2016. Sementara indeks LQ45 ditutup terkoresi 5,607 poin atau 0,69% ke 806,350.

Indeks terkoreksi akibat aksi jual investor di berbagai sektor saham. Alhasil, delapan sektor di lantai bursa kompak melemah sementara dua sektor lainnya menguat.

Penguatan tertinggi terjadi di sektor aneka industri sebesar 0,35%, sementara pelemahan tertinggi terjadi di sektor agrikultur sebesar 1,15% disusul sektor consumer goods dan konstruksi masing-masing sebesar 1,14% dan 1,13%.

Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 220.012 kali dan volume hingga 4,680 miliar saham senilai Rp4,256 triliun. Sebanyak 91 saham naik, 197 saham turun, dan 86 saham stagnan.

Saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers di antaranya GGRM turun Rp2.775 ke Rp71.150, MYOR turun Rp1.600 ke Rp38.500, HMSP turun Rp625 ke Rp96.400, dan MLBI turun Rp525 ke Rp10.700.

Beberapa kondisi bursa saham Asia yang terkoreki sore ini diantaranya:

Indeks Nikkei 225 turun 155,84 poin (0,94%) ke 16.498,76

Indeks SSE Composite turun 21,98 poin (0,77%) ke 2.821,67

Indeks Straits Times turun 14,54 poin (0,53%) ke 2.752,39.  (*) Dwitya Putra

 

 

Editor: Paulus Yoga

Paulus Yoga

Recent Posts

IAI Inisiasi Indonesia Sustainability Reporting Forum, Ignasius Jonan Jadi Ketua

Poin Penting IAI bentuk ISRF untuk memperkuat ekosistem dan standar pelaporan keberlanjutan Dipimpin Ignasius Jonan,… Read More

5 mins ago

Pangsa Kredit UMKM Terus Menyusut, Program Pemerintah Jadi Peluang Tumbuh

Poin Penting BI mencatat pangsa kredit UMKM terhadap total kredit perbankan turun menjadi 17,49% pada… Read More

2 hours ago

Sisi Lain Demam AI

Oleh Krisna Wijaya, Honorable Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan indonesia (LPPI) KEHADIRAN artificial intelligence (AI) sudah… Read More

3 hours ago

Industri Melambat, Begini Jurus ACA Jaga Pertumbuhan Premi

Poin Penting Sepanjang 2025, ACA membukukan premi sekitar Rp6 triliun, melonjak tajam dibandingkan lima-enam tahun… Read More

4 hours ago

Moody’s Turunkan Outlook Indonesia, BI Tegaskan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat

Poin Penting BI menilai penurunan outlook Moody’s tidak mencerminkan pelemahan ekonomi domestik. Stabilitas sistem keuangan… Read More

10 hours ago

Bantah Terkait Dugaan Kasus Pidana Pasar Modal, Berikut Klarifikasi Lengkap BUVA

Poin Penting PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menegaskan tidak memiliki keterlibatan, baik langsung maupun… Read More

10 hours ago