News Update

IHSG Ditutup Melemah 0,53 Persen ke Posisi 8.103

Poin Penting

  • IHSG ditutup turun 0,53 persen ke level 8.103,87, dengan mayoritas saham terkoreksi (349 saham) dan nilai transaksi mencapai Rp20,05 triliun
  • Indeks utama seperti IDX30, LQ45, dan JII kompak melemah, sementara hampir seluruh sektor terkoreksi, dipimpin sektor industrial (-1,35 persen)
  • Saham BUKK, ERAL, dan BALI menjadi top gainers, sedangkan MORA, FILM, dan UNIQ masuk top losers.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, 5 Februari 2026 ditutup lanjut melemah pada posisi 8.103,87 atau turun 0,53 persen dari posisi 8.146,71.

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 349 saham terkoreksi, 299 saham menguat, dan 172 saham tetap tidak berubah.

Sebanyak 35,98 miliar saham diperdagangkan dengan 2,54 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp20,05 triliun.

Baca juga: Apa Untungnya Danantara Masuk Bursa Saham? Ini Kata Pakar

Kemudian, mayoritas indeks dalam negeri juga ditutup merah dengan IDX30 turun 0,15 persen menjadi 432,59. Disusul LQ45 -0,41 persen ke 829,36, dan JII -0,32 persen menjadi 543,51. Sedangkan, Sri-Kehati terpantau menguat 0,37 persen menjadi 385,80.

Hampir seluruh sektor juga ikut ditutup merah dengan sektor industrial turun 1,35 persen. Lalu, sektor infrastruktur -1,23 persen, sektor energi -1,20 persen, sektor teknologi -1,19 persen, sektor siklikal -0,99 persen.

Selanjutnya, sektor bahan baku -0,87 persen, sektor properti -0,84 persen, sektor kesehatan -0,78 persen, sektor transportasi -0,18 persen, dan sektor keuangan -0,11 persen.

Sedangkan, hanya sektor non-siklikal yang menguat 0,79 persen, yang didorong dengan harga saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) yang naik 7,80 persen.

Baca juga: Saham BBTN Menguat 3,27 Persen, Catat Kenaikan YTD Tertinggi Bank BUMN

Top Gainers dan Losers

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK), PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL), dan PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI).

Sedangkan saham top losers adalah PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA), PT MD Entertainment Tbk (FILM), dan PT Ulima Nitra Tbk (UNIQ).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Sentul City Tbk (BKSL), dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Nasib Rupiah setelah Libur Lebaran di Tengah Perang dan Fiskal yang Bak di Tepi Jurang

Oleh: Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group LIBUR Lebaran tahun ini mungkin terasa… Read More

1 hour ago

Biar Nggak Tekor, Ini Cara Atur THR dan Jaga Kesehatan saat Lebaran

Poin Penting THR menjadi momentum menata keuangan, mulai dari kewajiban, utang, tabungan, hingga perlindungan finansial.… Read More

9 hours ago

BI Tetap Siaga di Pasar Jaga Rupiah selama Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri

Poin Penting BI tetap siaga memantau rupiah selama libur Lebaran, termasuk melalui pasar offshore meski… Read More

12 hours ago

Dampak Perang Timur Tengah, BI Tarik Sinyal Penurunan Suku Bunga

Poin Penting BI tidak lagi memberi sinyal penurunan suku bunga akibat meningkatnya risiko global dari… Read More

12 hours ago

BSN Jalin Kerja Sama dengan Ekosistem Properti Syariah Indonesia

Kerjasama ini juga membuka ruang bagi pengembangan bisnis terutama inisiatf mendukung program pemerintah dalam pengembangan… Read More

13 hours ago

Porsi Pembiayaan Meningkat, Maybank Indonesia Perkuat Pembiayaan SME Syariah

Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk memperkuat pembiayaan SME syariah sebagai pilar utama pengembangan… Read More

14 hours ago