Market Update

IHSG Ditutup Loyo ke Level 7.898, Nilai Transaksi Tembus Rp30,97 Triliun

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, 15 Agustus 2025 ditutup berbalik pada zona merah ke posisi 7.898,37 atau melemah sebesar 0,41 persen dari level 7.931,25.

Padahal, IHSG sempat menguat ke posisi tertinggi atau mencetak All-Time-High (ATH) baru di level 8.017,06. Capaian ini melampaui level tertinggi pada 2024 yang menyentuh posisi 7.910,86.

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 432 saham terkoreksi, 229 saham menguat, dan 139 tetap tidak berubah.

Sebanyak 47,80 miliar saham diperdagangkan dengan 1,95 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp30,97 triliun.

Meski demikian, mayoritas indeks dalam negeri turut bergerak melemah. Rinciannya, indeks IDX30 turun 0,71 persen menjadi 424,29, LQ45 terkoreksi 0,71 persen menjadi 821,06, Sri-Kehati melemah 0,73 persen menjadi 371,50, dan JII turun 1,21 persen menjadi 534,16.

Baca juga: Asing Diam-diam Borong Saham BBRI, BMRI, dan BBCA Kala IHSG Menguat

Tidak hanya itu, mayoritas sektor juga mengalami penurunan. Ini terlihat dari sektor infrastruktur yang melemah 2,20 persen, sektor energi merosot 1,09 persen, sektor bahan baku turun 0,87 persen, sektor non-siklikal melemah 0,67 persen, dan sektor properti merosot 0,62 persen. 

Selanjutnya, sektor transportasi turun 0,27 persen, sektor keuangan melemah 0,26 persen, sektor industrial merosot 0,23 persen, dan sektor siklikal turun 0,20 persen.

Sedangkan, sektor sisanya mengalami penguatan, dengan sektor teknologi naik 1,96 persen dan sektor kesehatan meningkat 0,71 persen. 

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk (MCOR), PT Multipolar Tbk (MLPL), dan PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR).

Baca juga: BEI Pede Market Cap Pasar Saham RI Masuk 10 Besar Dunia, Ini Pendorongnya

Sedangkan saham top losers adalah PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT), PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), dan PT Rukun Raharja Tbk (RAJA). 

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Sentul City Tbk (BKSL), PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT), dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

IHSG Berpotensi Lanjut Menguat, Cermati 4 Saham Rekomendasi Analis

Poin Penting MNC Sekuritas memproyeksikan IHSG masih berpotensi naik untuk menguji level 9.077–9.100, seiring posisi… Read More

2 hours ago

Madu dan Racun Sentralisasi Devisa Hasil Ekspor

Oleh Paul Sutaryono PEMERINTAH meluncurkan aturan baru tentang devisa hasil ekspor (DHE) valas dari sumber… Read More

2 hours ago

Pentingnya AI dalam Mempersempit Gap Layanan Kesehatan RI

Poin Penting Penerapan AI yang bertanggung jawab mampu mempersempit kesenjangan layanan kesehatan di Indonesia sekaligus… Read More

11 hours ago

Purbaya Disebut Temukan Data Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China, Kemenkeu: Hoaks!

Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More

11 hours ago

Lewat AKSes KSEI, OJK Dorong Transparansi dan Pengawasan Pasar Modal

Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More

13 hours ago

Penjualan Emas BSI Tembus 2,18 Ton, Mayoritas Pembelinya Gen Z dan Milenial

Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More

13 hours ago