Market Update

IHSG Ditutup Loyo ke Level 7.107, Saham MBSS, IPCC, dan BUDI Jadi Top Losers

Jakarta – Pasar saham Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, 18 Juni 2025 kembali ditutup pada zona merah ke posisi 7.107,78 dari dibuka pada level 7.155,85 atau melemah 0,67 persen.

Berdasarkan statistik RTI Business mencatat sebanyak 361 saham terkoreksi, 228 saham menguat, dan 212 tetap tidak berubah. Sebanyak 20,58 miliar saham diperdagangkan dengan 1,21 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp11,48 triliun.

Lebih lanjut, seluruh indeks dalam negeri juga merosot. Rinciannya, IDX30 turun 0,64 persen menjadi 414,22, Sri-Kehati melemah 0,87 persen menjadi 366,80, LQ45 merosot 0,89 persen menjadi 794,99, dan JII turun 0,53 persen menjadi 497,85.

Baca juga: Aliran Dana Asing Masuk Rp196,63 Miliar, Saham ANTM dan BBCA Paling Banyak Diborong

Tidak hanya itu, mayoritas sektor juga mengalami penurunan. Ini tercermin dari sektor siklikal yang melemah 1,29 persen, sektor teknologi merosot 1,21 persen, sektor keuangan turun 0,84 persen, sektor non-siklikal melemah 0,60 persen, dan sektor transportasi merosot 0,49 persen.

Selanjutnya, sektor kesehatan turun 0,48 persen, sektor bahan baku merosot 0,46 persen, sektor infrastruktur melemah 0,28 persen, dan sektor energi turun 0,11 persen.

Sedangkan sektor sisanya menguat, dengan sektor properti melesat 1,01 persen, dan sektor industrial meningkat 0,15 persen.

Baca juga: Saham Jaya Agra Wattie (JAWA) Diuntungkan Tren Harga CPO, Simak Proyeksinya

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA), PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), dan PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL).

Sedangkan saham top losers adalah PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS), PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC), dan PT Budi Starch & Sweetener Tbk (BUDI). 

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Tertarik Trading Menggunakan Leverage? Simak Strateginya Biar Nggak Boncos

Poin Penting Fitur leverage memungkinkan transaksi lebih besar dari modal, tetapi juga memperbesar potensi kerugian… Read More

2 hours ago

Harga Emas Fluktuatif, Bank Mega Syariah Dorong Nasabah Optimalkan Strategi “Buy the Dip”

Poin Penting Harga emas global bergerak fluktuatif dipengaruhi faktor ekonomi, inflasi, suku bunga, dan geopolitik… Read More

12 hours ago

60 Siswa Sakit Diduga akibat MBG, BGN Minta Maaf dan Suspend SPPG Pondok Kelapa

Poin Penting BGN meminta maaf atas insiden keamanan pangan dalam program MBG di SPPG Pondok… Read More

18 hours ago

Gebyar Ramadan Keuangan (GERAK) Syariah 2026 menghimpun dana sebesar Rp 6,83 triliun

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More

20 hours ago

Catat! Ini Jadwal Pembagian Dividen WOM Finance

Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More

1 day ago

Free Float 15 Persen Mulai Berlaku, Banyak Emiten yang Terancam Delisting?

Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More

1 day ago