Ilustrasi Pergerakan saham big banks yang kompak turun usai BI umumkan tahan suku bunga 4,75 persen, Rabu, 22 Oktober 2025. (Foto: istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini (27/12) ditutup melanjutkan pelemahannya ke level 7.036,57 atau turun 0,41 persen dari dibuka pada level 7.065,74.
Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 251 saham terkoreksi, 322 saham menguat, dan 222 tetap tidak berubah. Sebanyak 36,15 miliar saham diperdagangkan dengan 905 ribu kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp12,66 triliun.
Kemudian, seluruh indeks dalam negeri turut mengalami pelemahan, dengan IDX30 turun 0,27 persen menjadi 423,21, LQ45 melemah 0,64 persen menjadi 825,14, JII turun 0,73 persen menjadi 480,88, dan Sri-Kehati merosot 0,04 persen menjadi 376,54.
Meski begitu, mayoritas sektor bergerak naik. Ini tercermin dari sektor transportasi meningkat 1,17 persen, sektor kesehatan menguat 1,01 persen, sektor properti naik 0,77 persen, dan sektor non-siklikal menguat 0,73 persen.
Baca juga: Harga Saham MDIY Terjun Bebas usai Pencatatan Perdana di BEI
Baca juga: RUPSLB Petrosea Restui Stock Split Saham 1:10
Kemudian, sektor infrastruktur menguat 0,65 persen, sektor energi naik 0,29 persen, dan sektor industrial meningkat 0,26 persen.
Sedangkan, sektor sisanya melemah, dengan sektor teknologi turun 2,42 persen, sektor bahan baku melemah 0,09 persen, sektor keuangan merosot 0,07 persen, dan sektor siklikal turun 0,01 persen.
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk (AKSI), PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR), dan PT Golden Flower Tbk (POLU).
Sedangkan saham top losers adalah PT Era Graharealty Tbk (IPAC), PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk (SPRE), dan PT Boston Furniture Industries Tbk (SOFA).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BMRS), dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Pengguna Aplikasi Jago terhubung Bibit-Stockbit tembus 3 juta per Januari 2026, tumbuh 38%… Read More
Poin Penting OJK percepat reformasi pasar modal melalui delapan rencana aksi untuk memperkuat likuiditas, transparansi,… Read More
Poin Penting Asuransi kesehatan penting di tengah gaya hidup sibuk dan biaya medis yang terus… Read More
Poin Penting OJK menegaskan fundamental dan prospek jangka panjang pasar modal Indonesia masih sangat baik,… Read More
Poin Penting BPJS Ketenagakerjaan dan KONI memperluas perlindungan atlet, dengan 265 ribu pelaku olahraga terdaftar… Read More
Poin Penting OJK dan BEI paparkan 8 aksi reformasi pasar modal ke MSCI, dengan fokus… Read More