Market Update

IHSG Ditutup Loyo ke Level 7.036, Saham IPAC, SPRE, dan SOFA jadi Top Losers

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini (27/12) ditutup melanjutkan pelemahannya ke level 7.036,57 atau turun 0,41 persen dari dibuka pada level 7.065,74.

Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 251 saham terkoreksi, 322 saham menguat, dan 222 tetap tidak berubah. Sebanyak 36,15 miliar saham diperdagangkan dengan 905 ribu kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp12,66 triliun. 

Kemudian, seluruh indeks dalam negeri turut mengalami pelemahan, dengan IDX30 turun 0,27 persen menjadi 423,21, LQ45 melemah 0,64 persen menjadi 825,14, JII turun 0,73 persen menjadi 480,88, dan Sri-Kehati merosot 0,04 persen menjadi 376,54.

Meski begitu, mayoritas sektor bergerak naik. Ini tercermin dari sektor transportasi meningkat 1,17 persen, sektor kesehatan menguat 1,01 persen, sektor properti naik 0,77 persen, dan sektor non-siklikal menguat 0,73 persen.

Baca juga: Harga Saham MDIY Terjun Bebas usai Pencatatan Perdana di BEI
Baca juga: RUPSLB Petrosea Restui Stock Split Saham 1:10

Kemudian, sektor infrastruktur menguat 0,65 persen, sektor energi naik 0,29 persen, dan sektor industrial meningkat 0,26 persen.

Sedangkan, sektor sisanya melemah, dengan sektor teknologi turun 2,42 persen, sektor bahan baku melemah 0,09 persen, sektor keuangan merosot 0,07 persen, dan sektor siklikal turun 0,01 persen.

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk (AKSI), PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR), dan PT Golden Flower Tbk (POLU).

Sedangkan saham top losers adalah PT Era Graharealty Tbk (IPAC), PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk (SPRE), dan PT Boston Furniture Industries Tbk (SOFA).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BMRS), dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Apakah Benar AS Keluar dari PBB? Cek Faktanya Berikut Ini

Poin Penting Kabar AS keluar dari PBB memicu tanda tanya publik, mengingat AS merupakan salah… Read More

1 hour ago

Kasus Dugaan Penipuan Kripto Jadi Sorotan, Polda Metro Jaya Turun Tangan

Poin Penting Investasi kripto kembali menjadi sorotan setelah adanya laporan dugaan penipuan yang dilayangkan ke… Read More

2 hours ago

4 WNI Dilaporkan Diculik Bajak Laut di Perairan Gabon Afrika

Poin Penting Kapal ikan IB FISH 7 diserang bajak laut di perairan Gabon, sembilan awak… Read More

2 hours ago

Pakar Apresiasi Peran Pertamina Capai Target Lifting Minyak APBN 2025

Poin Penting Produksi minyak Pertamina berhasil mencapai target APBN 2025 sebesar 605.000 barel per hari.… Read More

4 hours ago

Properti RI Berpeluang Booming Lagi pada 2026, Apa Penyebabnya?

Poin Penting Pertumbuhan ekonomi 2026 diproyeksikan naik hingga 5,5%, menjadi momentum kebangkitan sektor properti. Dengan… Read More

4 hours ago

AI Masuk Fase Baru pada 2026, Fondasi Data Jadi Penentu Utama

Poin Penting Fondasi data kuat krusial agar AI berdampak dan patuh regulasi. Standarisasi platform dan… Read More

6 hours ago