Market Update

IHSG Ditutup Lanjut Merosot 7,34 Persen ke 8.321, Seluruh Sektor Masuk Zona Merah

Poin Penting

  • IHSG sesi I ditutup anjlok 7,34 persen ke level 8.321, bahkan sempat menyentuh level terendah di 8.269.
  • Peluang trading halt 30 menit terbuka jika penurunan berlanjut hingga 8 persen pada awal perdagangan sesi II.
  • Seluruh sektor saham melemah tajam, dipimpin sektor infrastruktur dan energi, meski mayoritas bursa Asia bergerak menguat.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I, Rabu (28/1) ditutup lanjut merosot 7,34 persen ke level 8.321,21 dari posisi pembukaan di 8.980,23.

IHSG juga sempat menyentuh level terendahnya di posisi 8.269,14.

Pengamat Pasar Modal, Reydi Octa menyebut peluang terjadinya trading halt 8 persen akan bergantung pada awal perdagangan sesi II hari ini.

“Kalau 8 persen, akan trading halt 30 menit ya. Tinggal kita lihat di sesi 2 apakah penurunannya berlanjut atau sudah exhausted, karena biasanya kalau turun dalam, peluang terjadi rebound singkat,” kata Reydi di Jakarta, Rabu, 28 Januari 2026.

Baca juga: Koreksi Tajam IHSG Buka Babak Baru Investasi Berbasis Fundamental

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 42,81 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 2,76 juta kali, dan total nilai transaksi tercatat mencapai Rp30,05 triliun. 

Kemudian, tercatat terdapat 764 saham terkoreksi, sebanyak 30 saham menguat dan sebanyak 10 saham tetap tidak berubah.

Lalu, seluruh sektor terpantau melemah, dipimpin oleh sektor infrastruktur turun 10,19 persen, sektor energi merosot 9,68 persen, sektor bahan baku melemah 7,80 persen, sektor properti turun 7,41 persen, sektor transportasi merosot 6,72 persen, sektor industrial melemah 6,57 persen.

Baca juga: MSCI Bikin IHSG Rontok Hampir 8 Persen, Begini Respons BEI

Selain itu, sektor teknologi turun 6,28 persen, sektor siklikal merosot 6,19 persen, sektor kesehatan melemah 4,35 persen, sektor keuangan turun 4,21 persen, dan sektor non-siklikal merosot 3,93 persen. 

Adapun, indeks-indeks bursa Asia mayoritas menguat, dengan Hang Seng Index naik 2,36 persen dan Shanghai Composite Index Shanghai menguat 0,29 persen. Sedangkan, Nikkei 225 Index Tokyo turun 0,51 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Tak Ada WFH, Pemerintah Tegaskan Kegiatan Pendidikan Berlaku Normal dan Tatap Muka

Poin Peting Seluruh jenjang pendidikan dasar hingga menengah tetap melaksanakan pembelajaran tatap muka lima hari… Read More

34 mins ago

Purbaya Pastikan APBN Tetap Terkendali, Tak Ada Anggaran Morat-marit

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan APBN tetap berkesinambungan dan defisit terkendali meski… Read More

48 mins ago

Cash is Still The King

Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank Media Group SAAT ini keuangan negara berada dalam situasi… Read More

59 mins ago

IHSG Hari Ini Berpotensi Rebound di Rentang 7.100-7.200

Poin Penting Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG hari ini (1/4) bergerak rebound di rentang 7.100-7.200, terdorong… Read More

1 hour ago

Pengumuman! Mulai 1 April 2026, Beli BBM Subsidi Dibatasi 50 Liter per Hari

Poin Penting Pemerintah membatasi pembelian BBM subsidi (Pertalite dan solar) maksimal 50 liter per kendaraan… Read More

11 hours ago

Laba Bank Mega Tumbuh 28 Persen pada 2025

Sepanjang tahun 2025, laba bersih Bank Mega pada tahun 2025 tumbuh sebesar 28% menjadi Rp3,36… Read More

12 hours ago