Ilustrasi Pergerakan saham big banks yang kompak turun usai BI umumkan tahan suku bunga 4,75 persen, Rabu, 22 Oktober 2025. (Foto: istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I, Rabu (28/1) ditutup lanjut merosot 7,34 persen ke level 8.321,21 dari posisi pembukaan di 8.980,23.
IHSG juga sempat menyentuh level terendahnya di posisi 8.269,14.
Pengamat Pasar Modal, Reydi Octa menyebut peluang terjadinya trading halt 8 persen akan bergantung pada awal perdagangan sesi II hari ini.
“Kalau 8 persen, akan trading halt 30 menit ya. Tinggal kita lihat di sesi 2 apakah penurunannya berlanjut atau sudah exhausted, karena biasanya kalau turun dalam, peluang terjadi rebound singkat,” kata Reydi di Jakarta, Rabu, 28 Januari 2026.
Baca juga: Koreksi Tajam IHSG Buka Babak Baru Investasi Berbasis Fundamental
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 42,81 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 2,76 juta kali, dan total nilai transaksi tercatat mencapai Rp30,05 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 764 saham terkoreksi, sebanyak 30 saham menguat dan sebanyak 10 saham tetap tidak berubah.
Lalu, seluruh sektor terpantau melemah, dipimpin oleh sektor infrastruktur turun 10,19 persen, sektor energi merosot 9,68 persen, sektor bahan baku melemah 7,80 persen, sektor properti turun 7,41 persen, sektor transportasi merosot 6,72 persen, sektor industrial melemah 6,57 persen.
Baca juga: MSCI Bikin IHSG Rontok Hampir 8 Persen, Begini Respons BEI
Selain itu, sektor teknologi turun 6,28 persen, sektor siklikal merosot 6,19 persen, sektor kesehatan melemah 4,35 persen, sektor keuangan turun 4,21 persen, dan sektor non-siklikal merosot 3,93 persen.
Adapun, indeks-indeks bursa Asia mayoritas menguat, dengan Hang Seng Index naik 2,36 persen dan Shanghai Composite Index Shanghai menguat 0,29 persen. Sedangkan, Nikkei 225 Index Tokyo turun 0,51 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Oleh Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank Media Group TAHUN 2026, Otoritas Jasa Keuangan (OJK)… Read More
Poin Penting Jobstreet meluncurkan fitur Basic Talent Search yang memberi akses hingga 50 juta profil… Read More
Poin Penting Komisi XI DPR menetapkan Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua OJK periode 2026–2031 setelah… Read More
Poin Penting Komisi XI DPR RI menetapkan lima anggota Dewan Komisioner OJK periode 2026–2031 setelah… Read More
Poin Penting Bank Aladin Syariah menargetkan pertumbuhan 9-11 persen pada 2026 dengan memperkuat layanan digital… Read More
Poin Penting BNI membuka layanan terbatas di 23 outlet pada 20 Maret 2026 dan 32… Read More