Market Update

IHSG Ditutup Lanjut Melemah 0,61 Persen ke Level 7.048

Poin Penting

  • IHSG ditutup turun 0,61 persen ke level 7.048,22.
  • Mayoritas sektor dan seluruh indeks utama mengalami pelemahan.
  • Saham BUMI, BRMS, dan DEWA menjadi yang paling aktif diperdagangkan.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (31/3) ditutup lanjut melemah ke posisi 7.048,22 atau turun sebanyak 0,61 persen dari level 7.048,22.

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 406 saham terkoreksi, 262 saham menguat, dan 174 saham tetap tidak berubah.

Sebanyak 27,26 miliar saham diperdagangkan dengan 1,74 juta kali frekuensi perpindahan tangan, dan total nilai transaksi Rp14,97 triliun.

Baca juga: IHSG Sesi I Ditutup Berbalik Melemah ke 7.053

Selanjutnya, seluruh indeks dalam negeri juga ditutup melemah, dengan IDX30 turun 0,03 persen jadi 388,56, Sri-Kehati merosot 0,34 persen ke 343,50, LQ45 melemah 0,23 persen ke 715,81, dan JII turun 0,21 persen menjadi 478,45.

Kemudian, mayoritas sektor ikut ditutup melemah, dengan sektor transportasi turun 4,60 persen, sektor energi merosot 2,75 persen, sektor teknologi melemah 1,31 persen, sektor industrial turun 1,20 persen.

Selain itu, sektor keuangan merosot 0,53 persen, sektor infrastruktur melemah 0,46 persen, dan sektor siklikal turun 0,45 persen.

Baca juga: 307 Saham Hijau, IHSG Dibuka Rebound ke Level 7.142

Sedangkan, sektor sisanya masih tercatat menguat, antara lain, sektor non-siklikal naik 1,48 persen, sektor kesehatan meningkat 0,62 persen, sektor properti menguat 0,49 persen, dan sektor bahan baku naik 0,43 persen.

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Sentul City Tbk (BKSL), PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI), dan PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN).

Sedangkan saham top losers adalah PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY), PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI), dan PT Indomobil Sukses International Tbk (IMAS).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA). (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Airlangga Klaim Penerapan WFH Bisa Hemat APBN Rp6,2 Triliun

Poin Penting Kebijakan WFH berpotensi menghemat APBN sebesar Rp6,2 triliun dari kompensasi BBM, serta menekan… Read More

12 mins ago

Pemerintah Resmi Berlakukan WFH ASN, Bagaimana dengan Pekerja Swasta?

Poin Penting Pemerintah menetapkan kebijakan WFH bagi ASN satu hari per minggu (setiap Jumat) mulai… Read More

19 mins ago

LPS Siapkan Pembayaran Klaim Simpanan Nasabah BPR Pembangunan Nagari

Poin Penting LPS mulai verifikasi nasabah PT BPR Pembangunan Nagari per 31 Maret 2026, menyusul… Read More

26 mins ago

Ada 5.688 Aduan Mis-selling Asuransi, Total Kerugian Tembus Rp790 Miliar

Poin Penting Tercatat 5.888 aduan mis-selling PAYDI (2020–pertengahan 2025), dengan 686 kasus terbukti dan 5.004… Read More

3 hours ago

BGN Hentikan Sementara 1.256 SPPG di Indonesia Timur, Ini Alasannya

Poin Penting BGN menghentikan sementara 1.256 SPPG di Indonesia Timur mulai 1 April 2026. Penghentian… Read More

4 hours ago

Kepala BGN Beberkan 93 Persen Anggaran Rp268 T ke MBG, Ini Rinciannya

Poin Penting Sebanyak 93 persen anggaran BGN Rp268 triliun dialokasikan langsung untuk Program MBG. Porsi… Read More

4 hours ago