Pekerja sedang melintas di layar perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia. (Foto: Erman Subekti)
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini Kamis, 18 Desember 2025 ditutup dengmelemah ke level 8.618,19 atau turun 0,68 persen dari posisi 8.677,34.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 411 saham terkoreksi, 252 saham menguat, dan 138 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 37,96 miliar saham diperdagangkan dengan 2,75 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp23,76 triliun.
Lebih lanjut, beberapa indeks dalam negeri bergerak variatif. Ini terlihat dari LQ45 yang turun 0,10 persen ke 851,72 dan JII -0,67 persen menjadi 580,59. Sedangkan, Sri-Kehati meningkat 0,51 persen menjadi 383,78 dan IDX30 naik 0,41 persen menjadi 439,45.
Baca juga: BEI Terapkan Prinsip IOSCO untuk Perkuat Kredibilitas Indeks Saham
Tidak hanya itu, hampir seluruh sektor turut ditutup melemah, terlihat dari sektor siklikal merosot 2,18 persen, sektor infrastruktur -2,09 persen, sektor teknologi -2,05 persen, sektor bahan baku -0,86 persen, dan sektor energi -0,82 persen.
Selanjutnya, sektor properti -0,67 persen, sektor kesehatan -0,49 persen, sektor industrial -0,22 persen, dan sektor transportasi -0,02 persen.
Sedangkan, sektor sisanya menguat, dengan sektor non-siklikal naik 0,16 persen dan sektor keuangan meningkat 0,08 persen.
Baca juga: Saham Asuransi Ini Naik Tinggi dalam 3 Bulan, Namun Valuasinya Masih Murah
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Hillcon Tbk (HILL), PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR), dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO).
Sedangkan saham top losers adalah PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS), PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), dan PT Rukun Raharja Tbk (RAJA).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Sentul City Tbk (BKSL), dan PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting MR.DIY Indonesia menargetkan pembukaan sekitar 270 toko baru pada 2026. Ekspansi didukung arus… Read More
Poin Penting Ekonom Permata Bank menilai geopolitik dan pasar global menjadi tantangan ekonomi 2026. Konflik… Read More
Poin Penting Jasindo masih memverifikasi kerusakan aset akibat bencana di sejumlah wilayah Sumatra. Nilai kerugian… Read More
Poin Penting Ekonom Permata menilai kepemimpinan baru OJK diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan pasar. Transformasi integritas… Read More
Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) mengadakan ICDX… Read More
Poin Penting KPK resmi menahan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas terkait kasus kuota haji.… Read More