Market Update

IHSG Ditutup di Zona Merah, Turun 0,04%

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini ditutup terkoreksi ke zona merah pada level 6867,14 atau melemah 0,04% dari dibuka pada level 6869,71 pada pembukaan perdagangan hari ini (17/7). 

Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 258 saham terkoreksi, 281 saham menguat, dan 202 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 20,48 miliar saham diperdagangkan dengan 1,26 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp9,71 triliun. 

Baca juga: Ekonom Prediksi Neraca Dagang Surplus USD1,33 Miliar di Juni 2023

Kemudian, beberapa indeks juga mengalami pelemahan, seperti IDX30 flat cenderung melemah menjadi 500,81, SRI-KEHATI melemah 0,34% menjadi 442,55 dan JII melemah 0,57% menjadi 554,42. Sedangkan, LQ45 menguat 0,03% menjadi 964,36.

Meski begitu, hanya sebagian kecil sektor yang mengalami penguatan, di antaranya, sektor energi menguat 0,86%, sektor siklikal menguat 0,64%, sektor teknologi menguat 0,34%, dan sektor keuangan menguat 0,06%.

Sedangkan, sektor lainnya mengalami pelemahan, di antaranya sektor kesehatan melemah 0,83%, sektor non-siklikal melemah 0,64%, sektor infrastruktur melemah 0,39%, sektor bahan baku melemah 0,35%, sektor properti melemah 0,23%, sektor transportasi melemah 0,19%, dan sektor industrial melemah 0,03%.  

Baca juga: Aliran Modal Asing Rp7,10 Triliun Masuk RI

Sederet saham top gainers diantaranya adalah PT Panca Global Kapital Tbk (PEGE), PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA), dan PT Mitra Energi Persada Tbk (KOPI). Sedangkan saham top losers adalah PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK), PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT), dan PT Himalaya Energi Perkasa Tbk (HADE). 

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Jasa Berdikari Logistics Tbk (LAJU), PT Bima Sakti Pertiwi Tbk (PAMG), dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

ASLC Kantongi Pendapatan Rp1 Triliun di 2025, Tumbuh 14,5 Persen

Jakarta - PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) mengantongi pendapatan Rp1 triliun di sepanjang 2025… Read More

16 hours ago

Pendapatan Paradise Indonesia Tumbuh 32,9 Persen di 2025, Ini Penopangnya

Jakarta - PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) atau Paradise Indonesia mencatatkan kinerja positif dengan… Read More

20 hours ago

Emiten Prajogo Pangestu (BREN) Bukukan Pendapatan USD605 Juta Sepanjang 2025

Poin Penting BREN mencatat pendapatan USD605 juta pada 2025, naik 1,4 persen yoy, ditopang kinerja… Read More

22 hours ago

Begini Jurus Maybank Indonesia Pacu Bisnis SME

Poin Penting Maybank Indonesia memperkuat pembiayaan SME dengan strategi Shariah First, menjadikan segmen syariah sebagai… Read More

22 hours ago

Waspada! OJK Ingat Risiko Pertukaran Data RI-AS

Poin Penting OJK menegaskan kebijakan pemrosesan data lintas batas dalam perjanjian dagang RI–AS harus tetap… Read More

2 days ago

Menhub Dudy Imbau Pemudik Hindari Puncak Arus Balik Lebaran 2026

Poin Penting Puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi terjadi pada 24, 28, dan 29 Maret,… Read More

2 days ago