Pekerja melintas di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, 12 Februari 2026 ditutup pada zona merah ke posisi 8.265,35 atau melemah 0,31 persen dari level 8.290,96.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 384 saham terkoreksi, 294 saham menguat, dan 144 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 43,26 miliar saham diperdagangkan dengan 3,02 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp23,84 triliun.
Kemudian, mayoritas indeks dalam negeri juga ditutup melemah dengan IDX30 turun 0,04 persen menjadi 435,83. Selanjutnya LQ45 -0,30 persen ke 839,40, dan JII -0,26 persen menjadi 569,69. Sedangkan, Sri-Kehati naik 0,51 persen menjadi 383,59.
Baca juga: Pandu Sjahrir: Danantara Setiap Hari Borong Saham, Fokus Emiten Fundamental Solid
Tak hanya itu, mayoritas sektor ikut ditutup koreksi dengan sektor kesehatan turun 1,25 persen. Lalu, sektor siklikal -0,92 persen, sektor non-siklikal -0,60 persen, dan sektor infrastruktur -0,44 persen.
Ada juga sektor energi yang melemah 0,27 persen, sektor keuangan -0,49 persen, dan sektor teknologi -0,12 persen.
Sedangkan, sektor sisanya masih mampu menguat. Ini terlihat dari sektor bahan baku naik 1,46 persen, sektor properti meningkat 0,95 persen, sektor transportasi menguat 0,44 persen, dan sektor industrial naik 0,13 persen.
Baca juga: Pasar Saham Tertekan, Begini Jurus Investasi Aman di Tengah Koreksi IHSG
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR), dan PT Agung Podomoro Land (APLN).
Sedangkan saham top losers adalah PT Hillcon Tbk (HILL), MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG), dan PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Sentul City Tbk (BKSL), dan PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Pangsa pasar oli Indonesia tumbuh rata-rata 2,5% per tahun, didorong oleh meningkatnya jumlah… Read More
Poin Penting Konflik AS-Iran memunculkan volatilitas, yang sebagian investor lihat sebagai momentum untuk membeli aset… Read More
Poin Penting SMF menyalurkan pembiayaan Rp20,88 triliun sepanjang 2025, naik 22,75%, dengan laba Rp565 miliar… Read More
Poin Penting Adira Finance catat pembiayaan baru Rp43,2 triliun, naik 18% di 2025. Laba bersih… Read More
Poin Penting AFPI berharap bank Himbara menyalurkan sebagian dari Rp200 triliun SAL ke industri pinjaman… Read More
Poin Penting Pertamina Lubricants memastikan stok oli domestik aman meski konflik AS-Israel vs Iran berpotensi… Read More