Market Update

IHSG Ditutup di Zona Merah, Turun 0,31 Persen ke Level 8.265

Poin Penting

  • IHSG ditutup turun 0,31 persen ke level 8.265,35. Sebanyak 384 saham terkoreksi, 294 menguat, dan nilai transaksi mencapai Rp23,84 triliun dengan 43,26 miliar saham diperdagangkan.
  • Mayoritas indeks terkoreksi, seperti IDX30, LQ45, dan JII kompak melemah, hanya Sri-Kehati yang naik 0,51 persen.
  • Saham ENRG, SMGR, dan APLN jadi top gainers, sementara HILL, KPIG, dan WIIM top losers. Saham teraktif diperdagangkan: BUMI, BKSL, dan LPKR.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, 12 Februari 2026 ditutup pada zona merah ke posisi 8.265,35 atau melemah 0,31 persen dari level 8.290,96.

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 384 saham terkoreksi, 294 saham menguat, dan 144 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 43,26 miliar saham diperdagangkan dengan 3,02 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp23,84 triliun.

Kemudian, mayoritas indeks dalam negeri juga ditutup melemah dengan IDX30 turun 0,04 persen menjadi 435,83. Selanjutnya LQ45 -0,30 persen ke 839,40, dan JII -0,26 persen menjadi 569,69. Sedangkan, Sri-Kehati naik 0,51 persen menjadi 383,59.

Baca juga: Pandu Sjahrir: Danantara Setiap Hari Borong Saham, Fokus Emiten Fundamental Solid

Tak hanya itu, mayoritas sektor ikut ditutup koreksi dengan sektor kesehatan turun 1,25 persen. Lalu, sektor siklikal -0,92 persen, sektor non-siklikal -0,60 persen, dan sektor infrastruktur -0,44 persen.

Ada juga sektor energi yang melemah 0,27 persen, sektor keuangan -0,49 persen, dan sektor teknologi -0,12 persen.

Sedangkan, sektor sisanya masih mampu menguat. Ini terlihat dari sektor bahan baku naik 1,46 persen, sektor properti meningkat 0,95 persen, sektor transportasi menguat 0,44 persen, dan sektor industrial naik 0,13 persen.

Baca juga: Pasar Saham Tertekan, Begini Jurus Investasi Aman di Tengah Koreksi IHSG

Saham Top Gainers dan Top Losers

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR), dan PT Agung Podomoro Land (APLN).

Sedangkan saham top losers adalah PT Hillcon Tbk (HILL), MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG), dan PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Sentul City Tbk (BKSL), dan PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Bisnis Oli Makin Kencang, Pertamina Lubricants Dominasi Pangsa Pasar 37 Persen

Poin Penting Pangsa pasar oli Indonesia tumbuh rata-rata 2,5% per tahun, didorong oleh meningkatnya jumlah… Read More

2 hours ago

Prasasti: Konflik AS-Iran jadi Momentum Investor Borong Aset Keuangan

Poin Penting Konflik AS-Iran memunculkan volatilitas, yang sebagian investor lihat sebagai momentum untuk membeli aset… Read More

2 hours ago

Salurkan Pembiayaan Perumahan RP20,88 T di 2025, Laba SMF Tembus Rp565 M

Poin Penting SMF menyalurkan pembiayaan Rp20,88 triliun sepanjang 2025, naik 22,75%, dengan laba Rp565 miliar… Read More

3 hours ago

Naik 18 Persen, Adira Finance Catat Pembiayaan Baru Tembus Rp43,2 Triliun di 2025

Poin Penting Adira Finance catat pembiayaan baru Rp43,2 triliun, naik 18% di 2025. Laba bersih… Read More

3 hours ago

AFPI Dorong Bank Himbara Salurkan Rp200 Triliun SAL ke Fintech Pindar

Poin Penting AFPI berharap bank Himbara menyalurkan sebagian dari Rp200 triliun SAL ke industri pinjaman… Read More

4 hours ago

Timteng Memanas, Ini Langkah Pertamina Lubricants Jamin Ketersediaan Stok Nasional

Poin Penting Pertamina Lubricants memastikan stok oli domestik aman meski konflik AS-Israel vs Iran berpotensi… Read More

4 hours ago