Market Update

IHSG Ditutup di Zona Hijau, Nilai Transaksi Tembus Rp15,88 Triliun

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini (16/2) berhasil kembali ditutup pada zona hijau ke level 7.335,54 atau menguat 0,44 persen dari dibuka pada level 7.303,28 pada pembukaan perdagangan hari ini.

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 316 saham terkoreksi, 221 saham menguat, dan 226 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 17,83 miliar saham diperdagangkan dengan 1,22 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp15,88 triliun. 

Meski begitu, mayoritas sektor mengalami pelemahan dengan sektor properti melemah 1,17 persen, sektor teknologi melemah 1,14 persen, sektor siklikal melemah 1,07 persen, sektor transportasi melemah 0,98 persen.

Kemudian, sektor non-siklikal melemah 0,74 persen, sektor keuangan melemah 0,62 persen, sektor infrastruktur melemah 0,10 persen, dan sektor bahan baku melemah 0,09 persen.

Sedangkan, sektor lainnya mengalami penguatan, dengan sektor industrial menguat 0,51 persen, sektor energi menguat 0,37 persen, dan sektor kesehatan menguat 0,26 persen.

Lalu, seluruh indeks turut mengalami penguatan, dengan IDX30 menguat sebesar 0,48 persen menjadi 512,00, LQ45 menguat 0,33 persen menjadi 1.006,63, SRI-KEHATI menguat 0,47 persen menjadi 460,70, dan JII menguat 0,84 persen menjadi 523,60.

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT), PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI), dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA).

Sedangkan saham top losers adalah PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK), PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA), dan PT Mitra International Resources Tbk (MIRA).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH), PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk (LMAX), dan PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Rupiah Babak Belur, Misbakhun Kritik Kebijakan BI yang Konvensional

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More

47 mins ago

Bank Mandiri Mau Gelar RUPST 29 April 2026, Simak Agenda Lengkapnya

Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More

1 hour ago

Siap-Siap! Bea Cukai Buka 300 Formasi CPNS Lulusan SMA Bulan Depan

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More

2 hours ago

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah, Begini Respons BI

Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More

2 hours ago

CIMB Perluas Segmen Affluent ASEAN Sejalan Strategi Forward30

Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More

3 hours ago

Cinema XXI (CNMA) Tebar Dividen Jumbo Rp980 Miliar, Ini Jadwal Pembayarannya

Poin Penting CNMA membagikan dividen Rp12 per saham, termasuk dividen interim Rp5 per saham. Pembayaran… Read More

3 hours ago