Ilustrasi: Pekerja berada di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, 8 Juli 2025 ditutup berbalik menghijau ke posisi 6.904,39 dari dibuka pada level 6.900,93 atau naik 0,05 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business mencatat sebanyak 308 saham terkoreksi, 276 saham menguat, dan 209 tetap tidak berubah.
Sebanyak 16,36 miliar saham diperdagangkan dengan 1,08 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp11,16 triliun.
Sementara itu, mayoritas indeks dalam negeri mengalami pelemahan. Rinciannya, IDX30 turun 0,70 persen menjadi 392,99, LQ45 merosot 0,67 persen menjadi 762,36, dan Sri-Kehati melemah 0,43 persen menjadi 347,64. Sedangkan, JII naik 0,30 persen menjadi 494,32.
Baca juga: PSAT dan ASPR Resmi Tercatat di BEI, Saham Langsung Menguat
Lalu, sebagian besar sektor mengalami peningkatan. Ini tercermin dari sektor infrastruktur naik 1,04 persen, sektor energi menguat 0,99 persen, sektor bahan baku meningkat 0,85 persen, sektor industrial naik 0,19 persen, sektor properti menguat 0,12 persen, dan sektor kesehatan meningkat 0,01 persen.
Sementara itu, sektor sisanya mengalami pelemahan. Mulai dari sektor transportasi yang merosot 0,57 persen, sektor keuangan turun 0,56 persen, sektor siklikal dan sektor teknologi melemah 0,29 persen, serta sektor non-siklikal merosot 0,26 persen.
Baca juga: Investor Simak! Dua Sentimen Berikut Bakal Pengaruhi Pasar Saham Pekan Ini
Adapun saham top gainers pada perdagangan hari ini di antaranya adalah PT Pancaran Samudera Transport Tbk (PSAT), PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI), dan PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL).
Sedangkan saham top losers adalah PT Victoria Investama Tbk (VICO), PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA), dan PT Bank Victoria International Tbk (BVIC).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BMRS), dan PT Sentul City Tbk (ENRG). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More
Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More
Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More
Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More
Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More