Market Update

IHSG Ditutup di Zona Hijau, Nilai Transaksi Sentuh Rp13,79 Triliun

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini (18/4) berhasil bertahan pada zona hijau ke level 7.166,81 atau menguat 0,50 persen dari dibuka pada level 7.130,84.

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 335 saham terkoreksi, 240 saham menguat, dan 208 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 17,64 miliar saham diperdagangkan dengan 1,33 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp13,79 triliun. 

Kemudian, hampir seluruh indeks turut mengalami penguatan, dengan IDX30 menguat sebesar 0,75 persen menjadi 474,44, LQ45 menguat 0,77 persen menjadi 935,51, dan SRI-KEHATI menguat 0,87 persen menjadi 418,82. Sedangkan, JII melemah 0,11 persen menjadi 519,45.

Baca juga: Iran-Israel Memanas, Begini Dampaknya ke Pasar Modal Indonesia

Meski begitu, mayoritas sektor malah mengalami pelemahan, dengan sektor kesehatan melemah 1,06 persen, sektor properti melemah 0,75 persen, sektor transportasi melemah 0,71 persen, sektor energi melemah 0,54 persen.

Selanjutnya, sektor teknologi melemah 0,25 persen, sektor bahan baku melemah 0,24 persen, sektor non-siklikal melemah 0,06 persen, dan sektor industrial melemah 0,05 persen.

Sedangkan, sisanya mengalami penguatan, diantaranya adalah sektor keuangan menguat 0,82 persen, sektor infrastruktur menguat 0,19 persen, dan sektor siklikal menguat 0,04 persen.

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk (SBAT), PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT), dan PT Atlantis Subsea Indonesia (ATLA).

Baca juga: IHSG Anjlok 2 Persen Lebih, BEI Ungkap Biang Keroknya

Sedangkan saham top losers adalah PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS), PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK), dan PT Oscar Mitra Sukses Sejahtera Tbk (OLIV).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk (LMAX), PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Standard Chartered Beberkan Peluang Investasi pada 2026

Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More

42 mins ago

Profil Juda Agung, Wamenkeu Baru dengan Kekayaan Rp56 Miliar

Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More

1 hour ago

IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 2,83 Persen ke Posisi 7.874, Seluruh Sektor Tertekan

Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More

1 hour ago

Moody’s Pangkas Outlook RI Jadi Negatif, Airlangga: Perlu Penjelasan Soal Peran Danantara

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More

2 hours ago

Outlook Negatif dari Moody’s Jadi Alarm Keras untuk Kebijakan Prabowo

Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More

2 hours ago

Danamon Pede AUM Tumbuh 20 Persen di 2026, Ini Pendorongnya

Poin Penting Danamon targetkan AUM wealth management tumbuh 20 persen pada 2026, melanjutkan capaian 2025… Read More

3 hours ago