Market Update

IHSG Ditutup di Zona Hijau, Naik 0,42% ke Level 6.694

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini kembali ditutup pada zona hijau 0,42% ke level 6694,02 dari dibuka di level 6666,05 pada pembukaan perdagangan hari ini (9/6).

Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 248 saham terkoreksi, 277 saham menguat, dan 211 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 21,92 miliar saham diperdagangkan dengan 1,15 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp9,64 triliun.

Kemudian, beberapa indeks juga mengalami penguatan seperti, IDX30 menguat 0,09% menjadi 497,44, LQ45 menguat 0,09% menjadi 954,24, dan SRI-KEHATI menguat 0,10% menjadi 440,54. Sedangkan, JII melemah 0,07% menjadi 545,57.

Meski begitu, hanya dua sektor yang mengalami pelemahan, sektor tersebut adalah sektor bahan baku melemah 0,74% dan sektor transportasi melemah 0,29%.

Sedangkan, sektor lainnya menunjukan penguatan, sektor tersebut diantaranya, sektor properti menguat 1,25%, sektor teknologi menguat 1,22%, sektor siklikal menguat 1,14%, sektor keuangan menguat 0,91%, sektor energi menguat 0,48%, sektor kesehatan menguat 0,38%, sektor non-siklikal menguat 0,26%, sektor infrastruktur menguat 0,18%, dan sektor industrial stagnan.

Sederet saham top gainers diantaranya adalah PT Bima Sakti Pertiwi Tbk (PAMG), PT Natura City Development Tbk (CITY), dan PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI). Sedangkan saham top losers adalah PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI), PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS), dan PT Makmur Berkah Amanda Tbk (AMAN).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Jasa Berdikari Logistics Tbk (LAJU), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), dan PT Saptausaha Gemilangindah Tbk (SAGE). (*)

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

ASLC Kantongi Pendapatan Rp1 Triliun di 2025, Tumbuh 14,5 Persen

Jakarta - PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) mengantongi pendapatan Rp1 triliun di sepanjang 2025… Read More

11 hours ago

Emiten Prajogo Pangestu (BREN) Bukukan Pendapatan USD605 Juta Sepanjang 2025

Poin Penting BREN mencatat pendapatan USD605 juta pada 2025, naik 1,4 persen yoy, ditopang kinerja… Read More

16 hours ago

Begini Jurus Maybank Indonesia Pacu Bisnis SME

Poin Penting Maybank Indonesia memperkuat pembiayaan SME dengan strategi Shariah First, menjadikan segmen syariah sebagai… Read More

16 hours ago

Waspada! OJK Ingat Risiko Pertukaran Data RI-AS

Poin Penting OJK menegaskan kebijakan pemrosesan data lintas batas dalam perjanjian dagang RI–AS harus tetap… Read More

2 days ago

Menhub Dudy Imbau Pemudik Hindari Puncak Arus Balik Lebaran 2026

Poin Penting Puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi terjadi pada 24, 28, dan 29 Maret,… Read More

2 days ago

PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Poin Penting PLN siagakan SPKLU untuk mudik Lebaran 2026: Infrastruktur pengisian kendaraan listrik diperkuat, termasuk… Read More

2 days ago