Market Update

IHSG Ditutup di Zona Hijau Jelang Pelantikan Donald Trump, 320 Saham Menguat

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau pada level 7.170,73, naik 0,22 persen dari posisi pembukaan di level 7.154,65. Penguatan ini terjadi pada Senin, 20 Januari 2025, di tengah perhatian pasar terhadap pelantikan Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih, Donald Trump.

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 277 saham terkoreksi, 320 saham menguat, dan 214 saham tidak mengalami perubahan. Total volume perdagangan mencapai 19,51 miliar saham dengan frekuensi 1,22 juta kali transaksi, dan nilai total transaksi mencapai Rp10,39 triliun.

Beberapa indeks dalam negeri juga mencatatkan penguatan. IDX30 naik 0,24 persen menjadi 429,63, LQ45 menguat 0,16 persen menjadi 833,63, dan Sri-Kehati bertambah 0,11 persen menjadi 374,11. Namun, indeks Jakarta Islamic Index (JII) turun 0,50 persen menjadi 470,91.

Baca juga: IHSG Dibuka Menguat 0,55 Persen, Dekati Level 7.200

Lalu mayoritas sektor turut menguat yang tercermin dari sektor teknologi meningkat 1,20 persen, sektor bahan baku naik 1,18 persen, sektor energi menguat 0,91 persen, dan sektor keuangan meningkat 0,69 persen.

Sementara sektor siklikal naik 0,67 persen, sektor transportasi menguat 0,65 persen, sektor properti meningkat 0,35 persen, dan sektor infrastruktur naik 0,17 persen. 

Sedangkan sektor sisanya mengalami pelemahan, dengan sektor non-siklikal turun 0,88 persen, sektor industrial menurun 0,74 persen, dan sektor kesehatan merosot 0,43 persen.

Baca juga: IHSG Ditutup Menghijau ke 7.154, Saham RATU, PTIS, AGAR jadi Top Gainers

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Pyridam Farma Tbk (PYFA), PT Royalindo Investa Wijaya Tbk (INDO), dan PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN). Sedangkan saham top losers adalah PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO), PT Indo Straits Tbk (PTIS), dan PT Aman Agrindo Tbk (GULA).

Adapun tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT MNC Land Tbk (KPIG), dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA). (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

3 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

4 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

5 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

9 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

17 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

18 hours ago