Market Update

IHSG Ditutup Bertahan pada Zona Merah di Level 6.471

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, Senin, 17 Maret 2025, kembali ditutup di zona merah ke posisi 6.471,94 setelah dibuka di level 6.515,63 atau melemah 0,67 persen.

Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 279 saham terkoreksi, 308 saham menguat, dan 219 tetap tidak berubah. Sebanyak 19,86 miliar saham diperdagangkan dengan 1,08 juta kali frekuensi perpindahan tangan, dan total nilai transaksi tembus Rp9,72 triliun.

Meski begitu, seluruh indeks dalam negeri bergerak naik, dengan IDX30 menguat 0,22 persen menjadi 379,69, Sri-Kehati meningkat 0,09 persen menjadi 335,79, LQ45 naik 0,33 persen menjadi 729,35, dan JII meningkat 1,05 persen menjadi 417,44. 

Baca juga: IHSG Sesi I Ditutup Turun Hampir 1 Persen ke Level 6.450

Namun, mayoritas sektor turut bergerak melemah tecermin dari sektor teknologi turun 11,20 persen, sektor siklikal melemah 1,36 persen, sektor transportasi merosot 1,01 persen, dan sektor keuangan melemah 0,48 persen.

Selanjutnya sektor industrial turun 0,45 persen, sektor properti melemah 0,32 persen, dan sektor kesehatan merosot 0,15 persen.

Sementara itu, sektor sisanya menguat, dengan sektor bahan baku naik 2,28 persen, sektor non-siklikal meningkat 1,11 persen, sektor infrastruktur menguat 0,36 persen, dan sektor energi naik 0,19 persen.

Baca juga: Awal Pekan, IHSG Dibuka Merah ke Level 6.500

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Hotel Fitra International Tbk (FITT), PT Soechi Lines Tbk (SOCI), dan PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF). Sedangkan saham top losers adalah PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL), PT Kedaung Indah Can Tbk (KICI), dan PT DCI Indonesia Tbk (DCII). 

Adapun tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI). (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Volume Trading Tokenisasi Aset di PINTU Meningkat, 3 Aset Ini Paling Diminati

Poin Penting Volume trading tokenisasi aset di platform PINTU meningkat 45% secara bulanan pada Februari… Read More

10 hours ago

Pemerintah Lakukan Efisiensi Anggaran K/L untuk Cegah Defisit Tembus 3 Persen

Poin Penting Pemerintah akan melakukan efisiensi anggaran Kementerian/Lembaga untuk mencegah defisit APBN melampaui batas 3… Read More

10 hours ago

Ramai di TikTok soal Ekonomi RI Hancur, Menkeu Purbaya Angkat Bicara

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyindir kritik yang menyebut ekonomi Indonesia hancur dan… Read More

11 hours ago

Askrindo Dukung Mudik Gratis BUMN 2026 lewat Moda Transportasi Laut

Poin Penting Askrindo berpartisipasi dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026 untuk membantu masyarakat melakukan perjalanan… Read More

11 hours ago

AAJI Gelar Konferensi Pers Laporan Kinerja Industri Asuransi Jiwa Periode Januari – Desember 2025.

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan kinerja 57 perusahaan asuransi jiwa pada periode Januari–Desember 2025.… Read More

12 hours ago

Perkuat Ekspansi Kredit Berkualitas, Mastercard Kolaborasi dengan CLIK Indonesia

Poin Penting Mastercard dan CLIK Credit Bureau Indonesia menjalin kerja sama untuk memperkuat ekspansi kredit… Read More

13 hours ago