Pergerakan indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa, 3 Maret 2026, kembali ditutup berbalik merosot ke posisi 7.939,76 atau melemah 0,96 persen dari level 8.016,83.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 347 saham terkoreksi, 343 saham menguat, dan 128 saham tetap tidak berubah.
Sebanyak 47,13 miliar saham diperdagangkan dengan 2,95 juta kali frekuensi perpindahan tangan, dan total nilai transaksi Rp29,80 triliun.
Baca juga: IHSG Terkoreksi 1,17 Persen di Februari 2026, Transaksi Harian Capai Rp25,6 Triliun
Selanjutnya, seluruh indeks dalam negeri ikut ditutup melemah dengan IDX30 turun 0,48 persen menjadi 426,93, LQ45 merosot 0,85 persen ke 805,60, Sri-Kehati melemah 0,46 persen menjadi 372,63, dan JII turun 1,09 persen menjadi 537,06.
Kemudian, mayoritas sektor juga ditutup terkoreksi dengan sektor bahan baku melemah 3,85 persen, sektor transportasi turun 2,10 persen, sektor siklikal merosot 1,05 persen, sektor properti melemah 0,87 persen, dan sektor infrastruktur turun 0,86 persen.
Selain itu, sektor teknologi merosot 0,67 persen, sektor kesehatan melemah 0,35 persen, sektor keuangan turun 0,15 persen, dan sektor non-siklikal merosot 0,09 persen.
Baca juga: IHSG Sesi I Ditutup Menguat ke Level 8.019
Sementara, dua sektor sisanya menguat, dengan sektor industrial naik 0,59 persen dan sektor energi meningkat 0,24 persen.
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT GTS Internasional Tbk (GTSI), PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk (CARS), dan PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR).
Sedangkan saham top losers adalah PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI), PT MD Entertainment Tbk (FILM), dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA), dan PT GTS Internasional Tbk (GTSI). (*)
Editor: Yulian Saputra
Jakarta - PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) mengantongi pendapatan Rp1 triliun di sepanjang 2025… Read More
Poin Penting BREN mencatat pendapatan USD605 juta pada 2025, naik 1,4 persen yoy, ditopang kinerja… Read More
Poin Penting Maybank Indonesia memperkuat pembiayaan SME dengan strategi Shariah First, menjadikan segmen syariah sebagai… Read More
Poin Penting OJK menegaskan kebijakan pemrosesan data lintas batas dalam perjanjian dagang RI–AS harus tetap… Read More
Poin Penting Puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi terjadi pada 24, 28, dan 29 Maret,… Read More
Poin Penting PLN siagakan SPKLU untuk mudik Lebaran 2026: Infrastruktur pengisian kendaraan listrik diperkuat, termasuk… Read More