IHSG perdagangan hari ini ditutup stagnan/Erman Subekti
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis, 22 Januari 2026, berbalik ditutup melemah ke posisi 8.992,18 atau turun 0,20 persen dari posisi 9.010,33.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 331 saham terkoreksi, 345 saham menguat, dan 128 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 72,11 miliar saham diperdagangkan dengan 4,09 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp37,88 triliun.
Meski demikian, seluruh indeks dalam negeri masih mampu menguat dengan IDX30 naik 0,59 persen menjadi 448,29, JII meningkat 0,51 persen menjadi 607,12, LQ45 menguat 0,42 persen ke 875,11, dan Sri-Kehati naik 0,46 persen menjadi 386,31.
Baca juga:IHSG Sesi I Ditutup Bertahan Menghijau pada Level 9.060
Namun, mayoritas sektor tercatat melemah, dengan sektor energi merosot 1,86 persen, sektor teknologi turun 1,70 persen, sektor industrial melemah 0,97 persen, sektor bahan baku merosot 0,88 persen, sektor siklikal turun 0,81 persen, dan sektor keuangan melemah 0,42 persen.
Sedangkan sektor lainnya bergerak menguat, dengan sektor non-siklikal meningkat 1,47 persen, sektor infrastruktur naik 1,38 persen, sektor properti menguat 1,09 persen, sektor kesehatan meningkat 0,38 persen, dan sektor transportasi naik 0,01 persen.
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ), dan PT Astra Graphia Tbk (ASGR).
Sedangkan saham top losers adalah PT Petrosea Tbk (PTRO), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT GTS Internasional Tbk (GTSI).
Baca juga: IHSG Dibuka Menguat 0,39 Persen ke Level 9.045
Adapun tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), dan PT Sentul City Tbk (BKSL). (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan kebudayaan bukan beban anggaran, melainkan mesin pertumbuhan ekonomi… Read More
Poin Penting PT Bank DBS Indonesia menunjuk Triana Gunawan sebagai Komisaris Independen efektif per 31… Read More
Poin Penting OJK menegaskan kredit macet tanpa unsur fraud bukan tindak pidana, melainkan risiko bisnis… Read More
Poin Penting Komisi XI DPR RI mendorong OJK mempercepat pengaturan IAKD dan aset kripto yang… Read More
Poin Penting Inflow modal ke Indonesia minim dua tahun terakhir karena perlambatan ekonomi negara maju… Read More
Poin Penting Rupiah tertekan faktor global dan domestik, dengan depresiasi mendekati Rp17.000 per dolar AS;… Read More