IHSG; Anjlok. (Foto: Budi Urtadi)
Jakarta–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok 78,534 poin atau 1,70% ke level 4.530,448 pada perdagangan Kamis, 7 Januari 2016. Indeks LQ45 juga ditutup anjlok 16,335 poin atau 2,04% ke level 785,795.
Maraknya aksi ambil untung yang dilakukan investor, pasca-indeks melonjak tajam pada perdagangan kemarin, jadi pemicu pelemahan hari ini.
Kondisi tersebut mendorong seluruh sektoral saham di lantai bursa kompak melemah, dengan penurunan paling dalam diderita sektor industri dasar dan manufactur masing-masing diatas 2%.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan total frekuensi yang diperdagangkan sebanyak 184.242 kali transaksi dengan volume 3,6 miliar saham senilai Rp4,8 triliun. Sebanyak 74 saham naik, 217 saham turun, dan sisanya 75 saham stagnan.
Saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers adalah HMSP turun Rp2.250 ke Rp92.200, UNVR turun Rp1.425 ke Rp36.000, INTP turun Rp800 ke Rp21.200, GGRM turun Rp725 ke Rp54.025. (*) Dwitya Putra
Poin Penting Transaksi ilegal global capai USD158 miliar pada 2025, naik 145 persen. OJK perkuat… Read More
Poin Penting IAI bentuk ISRF untuk memperkuat ekosistem dan standar pelaporan keberlanjutan Dipimpin Ignasius Jonan,… Read More
Poin Penting BI mencatat pangsa kredit UMKM terhadap total kredit perbankan turun menjadi 17,49% pada… Read More
Oleh Krisna Wijaya, Honorable Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan indonesia (LPPI) KEHADIRAN artificial intelligence (AI) sudah… Read More
Poin Penting Sepanjang 2025, ACA membukukan premi sekitar Rp6 triliun, melonjak tajam dibandingkan lima-enam tahun… Read More
Poin Penting BI menilai penurunan outlook Moody’s tidak mencerminkan pelemahan ekonomi domestik. Stabilitas sistem keuangan… Read More