Market Update

IHSG Ditutup Anjlok 2,20 Persen ke Level 7.527

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini (30/9) berakhir ditutup merosot ke level 7.527,92 atau anjlok sebanyak 2,20 persen dari level 7.696,91.

Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 383 saham terkoreksi, 202 saham menguat, dan 216 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 24,38 miliar saham diperdagangkan dengan 1,36 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp17,12 triliun. 

Lebih lanjut, seluruh indeks turut mengalami pergerakan yang melemah, dengan IDX30 turun 2,18 persen menjadi 482,37, LQ45 melemah 2,19 persen menjadi 938,92, Sri-Kehati merosot 2,00 persen menjadi 419,95, dan JII turun 1,70 persen menjadi 526,33.

Baca juga: IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 1,35 Persen ke Level 7.592

Pelemahan tersebut juga diikuti oleh mayoritas sektor di antaranya adalah sektor energi melemah 2,11 persen, sektor infrastruktur dan sektor teknologi melemah 1,75 persen, sektor non-siklikal turun 1,50 persen.

Serta, sektor siklikal merosot sebesar 1,41 persen, sektor properti turun 1,34 persen, sektor keuangan merosot 1,29 persen, dan sektor industrial turun 0,57 persen.

Sementara, sektor sisanya mengalami penguatan, yakni sektor transportasi meningkat 1,57 persen, sektor bahan baku naik 0,25 persen, dan sektor kesehatan menguat 0,02 persen.

Baca juga: Investor Simak! Berikut Sentimen yang Bakal Pengaruhi IHSG Pekan Ini

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS), PT Sekar Bumi Tbk (SKBM), dan PT Perdana Karya Perkasa Tbk (PKPK). Sedangkan saham top losers adalah PT Techno9 Tbk (NINE), PT Tira Austenite Tbk (TIRA), dan PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI). (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Neraca Perdagangan RI Surplus USD2,51 Miliar di Akhir 2025

Poin Penting Neraca perdagangan Indonesia Desember 2025 mencatat surplus USD2,51 miliar, memperpanjang rekor surplus menjadi… Read More

11 seconds ago

Reformasi Pasar Modal RI Dapat Dukungan AEI, Ini Harapannya

Poin Penting AEI mendukung penuh agenda reformasi pasar modal pemerintah untuk memperkuat struktur, kredibilitas, dan… Read More

54 mins ago

Sssst… Ini Cerita Mengapa Prabowo Ingin Habisi Direksi Himbara

Poin Penting Presiden Prabowo Subianto berencana mengganti direksi bank-bank Himbara yang dinilai tidak bekerja maksimal… Read More

1 hour ago

BPS: Ekspor Indonesia Naik 6,15 Persen Sepanjang 2025

Poin Penting Ekspor Indonesia sepanjang 2025 naik 6,15 persen menjadi USD282,91 miliar, dengan industri pengolahan… Read More

1 hour ago

Ancaman Krisis dan Bank Kecil Mana Bakal Dilahap Asing?

Oleh Karnoto Mohamad, Wakil Pemimpin Redaksi Infobank DALAM Kalender Tiongkok, masyarakat memasuki Tahun Shio Kuda… Read More

2 hours ago

BSI Luncurkan Hasanah Card Contactless, Bidik 100 Ribu Nasabah Baru

Poin Penting BSI meluncurkan Hasanah Card Contactless bekerja sama dengan Mastercard dan menargetkan 100 ribu… Read More

2 hours ago