Market Update

IHSG Ditutup Anjlok 1,37 Persen ke Level 8.280

Poin Penting

  • IHSG ditutup anjlok 1,37 persen ke 8.280,83 pada 24 Februari 2026, didorong koreksi mayoritas saham dan seluruh sektor mayoritas turun
  • Sektor keuangan satu-satunya menguat 1,02 persen, didukung kenaikan saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) 1,90 persen.
  • Top Gainers & Losers: MEGA, ADHI, PTPP naik; ALII, TEBE, DEWA turun; saham paling aktif diperdagangkan BUMI, LPKR, DEWA.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pada Selasa, 24 Februari 2026 kembali ditutup dengan melanjutkan pelemahannya ke posisi 8.280,83 atau merosot 1,37 persen dari level 8.396,08.

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 567 saham terkoreksi, 153 saham menguat, dan 99 saham tetap tidak berubah.

Sebanyak 60,76 miliar saham diperdagangkan dengan 3,41 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp29,57 triliun.

Baca juga: Bank OCBC NISP Mau Buyback Saham Rp1 Miliar, Ini Tujuannya

Selanjutnya, seluruh indeks dalam negeri ikut ditutup merosot dengan IDX30 turun 0,73 persen menjadi 441,59. Disusul LQ45 -1,20 persen ke 837,63, Sri-Kehati -0,62 persen menjadi 386,21, dan JII -1,52 persen menjadi 563,84.

Seluruh sektor juga ditutup merah dengan sektor energi merosot 3,50 persen. Lalu, sektor siklikal -3,12 persen, sektor infrastruktur -2,29 persen, sektor properti -2,19 persen, dan sektor industrial -1,89 persen.

Selanjutnya, sektor teknologi -1,77 persen, sektor non-siklikal -1,41 persen, sektor kesehatan -1,24 persen, sektor bahan baku -1,23 persen, dan sektor transportasi -1,00 persen.

Sedangkan hanya sektor keuangan yang mampu menguat sebanyak 1,02 persen, dengan saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) naik 1,90 persen.

Baca juga: Dana Asing Tercatat Inflow Rp1,09 Triliun, Saham Bank Mendominasi

Saham Top Gainers dan Losers

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Bank Mega Tbk (MEGA), PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), dan PT PP (Persero) Tbk (PTPP).

Sedangkan saham top losers adalah PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII), PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Duh! Program MBG Berpotensi Buang Uang Negara Rp1,27 Triliun per Minggu

Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More

39 mins ago

OJK Tegaskan Tak Ada “Injury Time” Spin Off UUS Asuransi

Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More

52 mins ago

Bursa Calon ADK OJK, Purbaya: Sudah Ada Kandidat Kompeten, tapi Belum Banyak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More

1 hour ago

Dana THR 2026 Siap Dicairkan, Purbaya: Tinggal Tunggu Pengumuman Presiden

Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More

2 hours ago

Bank Mandiri Hadirkan Program Berbagi Takjil di Menara Mandiri Sudirman

Poin Penting Bank Mandiri sediakan berbuka puasa di Menara Mandiri lewat Livin’ by Mandiri. Program… Read More

2 hours ago

Bank OCBC NISP Mau Buyback Saham Rp1 Miliar, Ini Tujuannya

Poin Penting Bank OCBC NISP rencanakan buyback saham Rp1 miliar untuk remunerasi variabel manajemen dan… Read More

2 hours ago