Market Update

IHSG Ditutup Anjlok 1,17 Persen ke Level 7.080

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, 6 Januari 2025 ditutup anjlok ke level 7.080,47 atau melemah 1,17 persen dari dibuka pada level 7.164,42.

Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 388 saham terkoreksi, 221 saham menguat, dan 190 tetap tidak berubah.

Sebanyak 22,13 miliar saham diperdagangkan dengan 1,08 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp8,07 triliun. 

Kemudian, beberapa indeks dalam negeri turut mengalami pelemahan, dengan IDX30 turun 1,29 persen menjadi 424,21, LQ45 melemah 1,38 persen menjadi 826,18, JII merosot 2,00 persen menjadi 476, dan Sri-Kehati melemah 1,72 persen menjadi 371,98.

Lalu, mayoritas sektor turut melemah. Ini tercermin dari sektor bahan baku turun 1,65 persen, sektor transportasi melemah 1,45 persen, sektor kesehatan merosot 1,34 persen, sektor properti turun 1,31 persen, dan sektor industrial melemah 1,25 persen.

Baca juga: Empat Saham Bank Big Caps Diobral Asing, Nilainya Tembus Rp571,38 Miliar
Baca juga: Bos Tugu Insurance Tatang Nurhidayat Tambah Kepemilikan Saham TUGU

Selanjutnya, sektor keuangan turun 1,13 persen, sektor non-siklikal merosot 0,75 persen, sektor infrastruktur melemah 0,62 persen, dan sektor energi turun 0,41 persen.

Sedangkan, sisanya mengalami kenaikan, dengan sektor teknologi mengalami penguatan 1,29 persen dan sektor siklikal naik 0,23 persen.

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX), PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA), dan PT Electronic City Indonesia Tbk (ECII).

Sedangkan saham top losers adalah PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX), PT Samcro Hyosung Adilestari Tbk (ACRO), dan PT MPX Logistics International Tbk (MPXL).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

BTN Bidik Bisnis Wealth Management Tumbuh 15 Persen di 2026, Begini Strateginya

Poin Penting BTN memperluas layanan consumer banking dan beyond mortgage, termasuk kartu kredit, BNPL, dan… Read More

7 hours ago

KISI Sekuritas Siap Bawa 7-8 Perusahaan IPO 2026, Ada yang Beraset Rp3 Triliun

Poin Penting KISI menyiapkan 7–8 perusahaan untuk IPO tahun 2026, meliputi sektor perbankan, pariwisata, pertambangan,… Read More

7 hours ago

Premi AXA Mandiri Sentuh Rp10 Triliun di 2025, Unitlink Jadi Tulang Punggung

Poin Penting AXA Mandiri mencatat pendapatan premi Rp10 triliun pada 2025, dengan produk unitlink menyumbang… Read More

10 hours ago

BI Rate Turun, Amar Bank Jaga Bunga Deposito Tetap Menarik

Poin Penting Suku Bunga BI Tetap: BI menahan suku bunga acuan (BI Rate) pada level… Read More

10 hours ago

Bos Amar Bank: Lawan Serangan Siber Seperti “Tom and Jerry”

Poin Penting Ancaman siber terus meningkat dan menyasar seluruh jenis bank, termasuk bank digital. Amar… Read More

10 hours ago

KEK Industropolis Batang Gandeng JPEN Kembangkan EBT 180 MW

Poin Penting PT Kawasan Industri Terpadu Batang menjalin kerja sama dengan PT Jateng Petro Energi… Read More

10 hours ago