Papan layar pergerakan pasar saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup ambles ke posisi 6.270,59 setelah dibuka di level 6.485,44 atau melemah 3,31 persen, Jumat, 28 Februari 2025.
Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 555 saham terkoreksi, 91 saham menguat, dan 146 tetap tidak berubah.
Kemudian sebanyak 22,00 miliar saham diperdagangkan dengan 1,26 juta kali frekuensi perpindahan tangan, dan total nilai transaksi tembus Rp20,66 triliun.
Baca juga: IHSG Sesi I Ditutup Lanjut Melemah 2,86 Persen
Lebih lanjut, seluruh indeks dalam negeri bergerak turun, dengan IDX30 melemah 3,62 persen menjadi 364,54, Sri-Kehati merosot 4,49 persen menjadi 321,14, LQ45 turun 3,80 persen menjadi 703,63, dan JII melemah 5,00 persen menjadi 414,20.
Lalu seluruh sektor juga bergerak turun tecermin dari sektor bahan baku melemah 5,55 persen, sektor infrastruktur merosot 3,77 persen, sektor energi turun 3,59 persen, sektor transportasi merosot 3,41 persen, sektor siklikal melemah 3,32 persen, dan sektor keuangan merosot 3,09 persen.
Selain itu, sektor non-siklikal turun 2,70 persen, sektor industrial merosot 2,51 persen, sektor properti turun 1,85 persen, sektor kesehatan melemah 1,30 persen, dan sektor teknologi merosot 1,26 persen.
Baca juga: IHSG Dibuka Turun Hampir 1 Persen ke Level 6.422
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Homeco Victoria Makmur Tbk (LIVE), PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII), dan PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (BAIK).
Sedangkan saham top losers adalah PT Aesler Grup Internasional Tbk (RONY), PT Trust Finance Indonesia Tbk (TRUS), dan PT Lion Metal Works Tbk (LION).
Adapun tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI). (*)
Editor: Yulian Saputra
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More
Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More
Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More