Ilustrasi Pergerakan saham big banks yang kompak turun usai BI umumkan tahan suku bunga 4,75 persen, Rabu, 22 Oktober 2025. (Foto: istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pada Senin, 2 Maret 2026 ditutup dengan melanjutkan pelemahannya ke posisi 8.016,83 atau ambles 2,65 persen dari level 8.235,48.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 671 saham terkoreksi, 108 saham menguat, dan 41 saham tetap tidak berubah.
Sebanyak 56,60 miliar saham diperdagangkan dengan 3,65 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp29,83 triliun.
Baca juga: Konflik Iran-AS Picu Capital Outflow, IHSG dan Rupiah Terancam Tertekan
Selanjutnya, seluruh indeks dalam negeri ikut ditutup melemah dengan IDX30 anjlok 2,46 persen menjadi 429,00, LQ45 -2,62 persen ke 812,49, Sri-Kehati -2,57 persen menjadi 374,21, dan JII -2,13 persen menjadi 542,98.
Kemudian, hampir seluruh sektor juga ditutup koreksi dengan sektor siklikal melemah 7,60 persen, sektor industrial -5,95 persen, sektor properti -4,14 persen, sektor infrastruktur -4,13 persen, dan sektor teknologi merosot 3,77 persen.
Selanjutnya, sektor non-siklikal -3,58 persen, sektor transportasi -2,74 persen, sektor keuangan -2,67 persen, sektor kesehatan -2,16 persen, dan sektor bahan baku -0,87 persen.
Sementara hanya sektor energi yang mengalami kenaikan sebanyak 1,54 persen, dengan harga saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) 2,99 persen.
Baca juga: Saham-Saham Ini Berpotensi Cuan di Tengah Memanasnya Perang Iran-AS
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI), dan PT Elnusa Tbk (ELSA).
Sedangkan saham top losers adalah PT MD Entertainment Tbk (FILM), PT DMS Propertindo Tbk (KOTA), dan PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk (CARS).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU), dan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Kadin mendorong dunia usaha meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi seiring pemberlakuan KUHP baru Perusahaan… Read More
Poin Penting PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) berkolaborasi mengintegrasikan… Read More
Poin Penting PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menilai data backlog perumahan masih belum akurat… Read More
Poin Penting BTN meresmikan Ecopark Dago sebagai pusat pelatihan SDM berbasis konsep modern dan ramah… Read More
Poin Penting Wamenkop mendorong kolaborasi antar koperasi sebagai ekosistem untuk memperkuat kontribusi terhadap ekonomi nasional… Read More
Poin Penting Sequis Life menghadirkan pusat layanan terpadu Sequis Center Medan yang menggabungkan layanan nasabah… Read More