Market Update

IHSG Ditutup Ambles 2 Persen Lebih ke Level 8.016

Poin Penting

  • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 2,65 persen ke 8.016,83; 671 saham melemah, nilai transaksi Rp29,83 triliun
  • Seluruh indeks dan hampir semua sektor terkoreksi; terdalam sektor siklikal (-7,60 persen). Energi naik 1,54 persen
  • Top gainers: ENRG, BBSI, ELSA. Top losers: FILM, KOTA, CARS. Saham teraktif: BUMI, WMUU, MEDC.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pada Senin, 2 Maret 2026 ditutup dengan melanjutkan pelemahannya ke posisi 8.016,83 atau ambles 2,65 persen dari level 8.235,48.

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 671 saham terkoreksi, 108 saham menguat, dan 41 saham tetap tidak berubah.

Sebanyak 56,60 miliar saham diperdagangkan dengan 3,65 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp29,83 triliun.

Baca juga: Konflik Iran-AS Picu Capital Outflow, IHSG dan Rupiah Terancam Tertekan

Seluruh Indeks Melemah

Selanjutnya, seluruh indeks dalam negeri ikut ditutup melemah dengan IDX30 anjlok 2,46 persen menjadi 429,00, LQ45 -2,62 persen ke 812,49, Sri-Kehati -2,57 persen menjadi 374,21, dan JII -2,13 persen menjadi 542,98.

Kemudian, hampir seluruh sektor juga ditutup koreksi dengan sektor siklikal melemah 7,60 persen, sektor industrial -5,95 persen, sektor properti -4,14 persen, sektor infrastruktur -4,13 persen, dan sektor teknologi merosot 3,77 persen.

Selanjutnya, sektor non-siklikal -3,58 persen, sektor transportasi -2,74 persen, sektor keuangan -2,67 persen, sektor kesehatan -2,16 persen, dan sektor bahan baku -0,87 persen.

Sementara hanya sektor energi yang mengalami kenaikan sebanyak 1,54 persen, dengan harga saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) 2,99 persen.

Baca juga: Saham-Saham Ini Berpotensi Cuan di Tengah Memanasnya Perang Iran-AS

Saham Top Gainers dan Losers

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI), dan PT Elnusa Tbk (ELSA).

Sedangkan saham top losers adalah PT MD Entertainment Tbk (FILM), PT DMS Propertindo Tbk (KOTA), dan PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk (CARS).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU), dan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

BPS: Emas Alami Inflasi Selama 30 Bulan Berturut-turut

Poin Penting Badan Pusat Statistik mencatat inflasi Februari 2026 sebesar 0,68 persen (mtm), dengan IHK… Read More

2 hours ago

GoTo Klarifikasi soal Investasi Google dan Status Nadiem Makarim

Poin Penting Nadiem Makarim mendirikan Gojek (2010) hingga merger dengan Tokopedia membentuk GoTo Group pada… Read More

2 hours ago

Gubernur Kaltim Batalkan Pengadaan Mobil Dinas Baru Rp8,49 M, Ini Alasannya

Poin Penting Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud mengembalikan mobil dinas baru senilai Rp8,49 miliar yang dibeli… Read More

3 hours ago

Inflasi Februari 2026 4,76 Persen, BI Klaim Masih Terkendali

Poin Penting Inflasi Februari 2026 terkendali di 0,68 persen (mtm) dan 4,76 persen (yoy), masih… Read More

3 hours ago

BPS Ungkap Nilai Ekspor-Impor RI dengan Negara Jalur Selat Hormuz

Poin Penting Badan Pusat Statistik menyatakan dampak konflik AS-Israel dan Iran terhadap perdagangan Indonesia masih… Read More

3 hours ago

United Bike Optimistis Sepeda Anak Jadi Motor Pertumbuhan 2026

Poin Penting United Bike milik PT Terang Dunia Internusa Tbk (UNTD) agresif memperkaya lini sepeda… Read More

4 hours ago