Market Update

IHSG Diramal Bergerak Mixed, Ini Sederet Pemicunya

Jakarta – Ajaib Sekuritas memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) secara teknikal diprediksi bergerak mixed dalam rentang 7.020 hingga 7.132 pada hari ini (14/5). 

“Pada perdagangan Senin (13/5), IHSG ditutup naik 0,15 persen atau plus 10,46 poin di level 7.099. IHSG hari ini (14/5) diprediksi bergerak mixed dalam range 7.020-7.132,” ucap Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih dalam IHSG Daily Analysis di Jakarta, 14 Mei 2024.

Baca juga: OJK Ungkap Penyebab IHSG Melemah 0,53 Persen di April 2024

Ratih pun menyoroti sentimen yang akan memengaruhi pergerakan IHSG hari ini antara lain, IHSG menguat terbatas yang ditopang oleh sentimen RUPS dan dividen. Lalu, para pelaku pasar juga merespons positif kokohnya indeks konsumen nasional. 

Bank Indonesia (BI) melaporkan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada April 2024 tercatat di level 127,7, lebih tinggi dari periode bulan sebelumnya sebesar 123,8. Akselerasi optimisme konsumen didukung oleh Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK).  Momentum Lebaran turut menjadi pendorong solidnya daya beli masyarakat.

Sementara dari mancanegara, pekan ini pelaku pasar mencermati rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) yang diproyeksikan masih di atas level 3 persen, di mana pada Maret 2024, inflasi tahunan AS berada di level 3,4 persen.

Baca juga: Kinerja Solid, Analis Rekomendasikan Beli Saham BRIS

Iklim suku bunga tinggi ‘higher for longer’ berpotensi tetap terjadi jika inflasi masih belum dapat ke targetnya di level 2 persen.

Adapun dari Asia, Bank Sentral Jepang (BOJ) memberikan nada hawkish dengan mengurangi jumlah pembelian obligasi pemerintah yang jatuh tempo 5 hingga 10 tahun menjadi 425 miliar yen dari operasi reguler pada April 2024 sebesar 475 miliar yen. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Harga Emas Fluktuatif, Bank Mega Syariah Dorong Nasabah Optimalkan Strategi “Buy the Dip”

Poin Penting Harga emas global bergerak fluktuatif dipengaruhi faktor ekonomi, inflasi, suku bunga, dan geopolitik… Read More

2 hours ago

60 Siswa Sakit Diduga akibat MBG, BGN Minta Maaf dan Suspend SPPG Pondok Kelapa

Poin Penting BGN meminta maaf atas insiden keamanan pangan dalam program MBG di SPPG Pondok… Read More

7 hours ago

Gebyar Ramadan Keuangan (GERAK) Syariah 2026 menghimpun dana sebesar Rp 6,83 triliun

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More

10 hours ago

Catat! Ini Jadwal Pembagian Dividen WOM Finance

Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More

15 hours ago

Free Float 15 Persen Mulai Berlaku, Banyak Emiten yang Terancam Delisting?

Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More

15 hours ago

DPR Minta Bank Sumut Tingkatkan Penyaluran Kredit UMKM

Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More

17 hours ago