Jakarta – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berpotensi untuk berbalik arah menguat, setelah kemarin melemah tipis sebesar 0,02 persen di level 5.863.
“IHSG terlihat masih bergerak terkonsolidasi dengan kecenderungan menguat, selama support dapat dipertahankan dengan baik,” kata analis PT Indosurya mandiri Sekuritas, William Suryawijaya di Jakarta, Kamis, 28 September 2017.
Dia mengatakan, momentum koreksi wajar pada laju IHSG dapat dimanfaatkan untuk melakukan akumulasi pembelian saham-saham pilihan dengan target investasi jangka panjang.
Menurut William, sejauh ini kondisi fundamental perekonomian domestik masih terjaga baik, sehingga bisa menjadi pedoman bagi investor untuk mempertimbangkan akumulasi pembelian di tengah kondisi ekonomi yang stabil.
Lebih lanjut dia mengungkapkan, saat ini IHSG memiliki support terdekat yang akan berupaya dipertahankan pada level 5.813, sedangkan target resisten terdekat yang berusaha ditembus ada pada posisi 5.929. “Hari ini IHSG berpotensi menguat,” katanya.
Dengan demikian, jelas dia, adanya peluang pembalikan arah menguat pada laju IHSG di perdagangan hari ini patut disikapi para pelaku pasar dengan mengakumulasi saham JSMR, HMSP, ADHI, ASII, EXCL, BBNI, KLBF, PWON dan ASRI. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Presiden Prabowo akan menunaikan Salat Id di Aceh Tamiang sekaligus meninjau penanganan pascabencana… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mengajak masyarakat menjadikan Idul Fitri sebagai momentum memperkuat kebersamaan. Seluruh elemen… Read More
Oleh Eko B Supriyanto, Pimpinan Redaksi InfoBank Media Group LEBARAN baru saja tiba. Suara takbir… Read More
Poin Penting PGE memastikan operasional pembangkit panas bumi tetap optimal selama periode mudik Idul Fitri… Read More
Poin Penting Tugu Insurance menghadirkan layanan darurat t rex (derek/gendong) untuk membantu pemudik di berbagai… Read More
Oleh Ryan Kiryanto, Ekonom Senior dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia DALAM tayangan https://www.omfif.org/2026/03… Read More