News Update

IHSG Diproyeksikan Menguat

Jakarta – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan akan melanjutkan penguatan jangka pendek, setelah kemarin mampu menguat sebesar 0,2 persen ke level 5.840.

Analis PT Binaartha Sekuritas, Reza Priyambada, mengatakan, pergerakan IHSG yang masih bertahan di zona hijau diharapkan bisa berlanjut, sehingga akan mengkonfirmasi kenaikan lanjutan dan mampu mempertahankan indeks di teritori positif.

“Laju IHSG diperkirakan masih akan kembali menguji posisi kenaikannya. Tetap cermati berbagai sentimen dan antisipasi sentimen yang bisa membuat IHSG berbalik melemah,” kata Reza di Jakarta, Selasa, 1 Agustus 2017.

Dia mengatakan, pada perdagangan kemarin IHSG ditutup menguat 0,17 persen di level 5.840. Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama dan kedua di level 5.822 dan 5.804, sedangkan resisten pertama dan kedua di level 5.853 dan 5.865.

“IHSG berpotensi menuju level resisten 5.853 dan 5.866,” ujarnya.

Dengan demikian, jelas Reza, adanya peluang kenaikan lanjutan pada laju IHSG di perdagangan hari ini patut direspons para pelaku pasar dengan mengakumulasi saham AALI, AGRO, LPPF, LSIP, SMGR dan SRIL. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

9 mins ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

1 hour ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

2 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

2 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

3 hours ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

3 hours ago