Market Update

IHSG Diproyeksi Menguat Terbatas, Ini Pendukungnya

Jakarta – Ajaib Sekuritas memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) akan bergerak mixed dan menguat terbatas dalam rentang 7.240 hingga 7.325 pada perdagangan hari ini (13/2).

“Pada perdagangan Senin (12/2), IHSG ditutup naik 0,86 persen atau plus 62,51 poin di level 7.297,66. IHSG hari ini (13/2) diprediksi bergerak mixed dan menguat terbatas dalam range 7.240-7.325,” ucap Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih dalam IHSG Daily Analysis di Jakarta, 13 Februari 2024.

Baca juga: Mengukur Efek Pemilu 2024 Terhadap Pasar Modal RI, Positif atau Negatif?

Ratih melihat sentimen yang dapat memengaruhi pergerakan IHSG hari ini, antara lain secara domestik rilis indeks konsumen, yaitu Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) dan penjualan ritel (retail sales) berpotensi tetap solid, sehingga menjadi katalis positif bagi IHSG. 

Selanjutnya, Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) telah melaporkan penjualan sepeda motor nasional pada Januari 2024 tercatat 592,7 ribu unit atau terkoreksi 3,7 persen yoy.

Meskipun terkoreksi, pertumbuhan tersebut mengalami perbaikan dari Desember 2023 yang terkontraksi 11,6 persen yoy dan jika dibandingkan secara bulanan, penjualan sepeda motor pada Januari 2024 tumbuh 38,7 persen.

 Baca juga: 3 Emiten Resmi Melantai di Bursa, Harga Sahamnya Ada yang Melonjak 34,78 Persen

Sementara dari mancanegara, pekan ini pelaku pasar mencermati rilis inflasi tahunan Amerika Serikat (AS) yang berpotensi mengalami perlambatan. Hal tersebut direspon positif pelaku pasar yang tercermin dari menguatnya aset portofolio berisiko.

Adapun, dari Asia, China melaporkan jumlah uang beredar dalam arti luas (M2) periode Januari 2024 tumbuh 8,7 persen yoy, lebih rendah dari pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 9,7 persen yoy, dengan penyaluran kredit tumbuh 10,4 persen yoy atau turun dari apresiasi bulan Desember 2023 sebesar 10,6 persen yoy. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Gaya Hidup Menggeser Risiko Penyakit ke Usia Muda? Simak Persiapan Menghadapi Risikonya

Jakarta - Banyak orang masih percaya bahwa penyakit kritis hanya untukusia lanjut. Selama tubuh terasa kuat dan aktivitas berjalan normal, risiko kesehatan sering dianggap sebagai kekhawatiran “nanti saja”. Padahal, tren global menunjukan cerita berbeda yang mana penyakit kritis kini juga sering terjadi pada usia produktif.  Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 16 September… Read More

15 mins ago

Laba BSI Tumbuh 8,02 Persen Jadi Rp7,57 Triliun di 2025

Poin Penting BSI membukukan laba bersih Rp7,57 triliun sepanjang 2025, naik 8,02 persen yoy, ditopang… Read More

1 hour ago

Standard Chartered Beberkan Peluang Investasi pada 2026

Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More

3 hours ago

Profil Juda Agung, Wamenkeu Baru dengan Kekayaan Rp56 Miliar

Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More

3 hours ago

IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 2,83 Persen ke Posisi 7.874, Seluruh Sektor Tertekan

Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More

4 hours ago

Moody’s Pangkas Outlook RI Jadi Negatif, Airlangga: Perlu Penjelasan Soal Peran Danantara

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More

4 hours ago