Market Update

IHSG Diproyeksi Menguat Terbatas, Ini Faktor Pendorongnya

Jakarta – Pilarmas Investindo Sekuritas melihat indeks harga saham gabungan (IHSG) secara teknikal hari ini (6/10) akan berpotensi mengalami penguatan terbatas dengan level support 6.870 dan level resistance 6.915.

“Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat IHSG berpotensi menguat terbatas dengan support dan resistance di level 6.870 – 6.915,” tulis manajemen dalam market review di Jakarta, 6 Oktober 2023.

Baca juga: IHSG di Oktober Cenderung Menguat, Bank KBMI 4 jadi Penopang?

Pilarmas menyatakan bahwa, pasar sedang menanti rilis data cadangan devisa pada September 2023 yang diproyeksikan secara konsensus mengalami penurunan jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Di mana diproyeksi cadangan devisa pada September sebesar USD136 miliar atau turun dari bulan sebelumnya yang tercatat sebesar USD137,1 miliar.

“Penurunan ini diprediksi disebabkan oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebutuhan stabilisasi nilai tukar mata uang sebagai respons terhadap meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global,” imbuhnya.

Meskipun, cadangan devisa mengalami pertumbuhan melambat, namun posisi cadangan devisa dapat dikatakan masih memadai di mana posisi cadangan tersebut setara dengan pembiayaan sekitar kurang lebih enam bulan dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Baca juga: PEFINDO dan BEI Luncurkan IDX-PEFINDO Prime Bank, Ini Daftar Sahamnya

Hal ini tentunya memberikan indikasi cadangan devisa yang dimiliki Indonesia masih mampu mendukung ketahanan sektor ekternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dengan demikian resiliensi Indonesia masih terjaga di tengah ketidakpastian dan peningkatan risiko global. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

2 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

2 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

8 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

9 hours ago

IHSG Sepekan Melemah 0,99 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.305 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More

9 hours ago

Tertarik Trading Menggunakan Leverage? Simak Strateginya Biar Nggak Boncos

Poin Penting Fitur leverage memungkinkan transaksi lebih besar dari modal, tetapi juga memperbesar potensi kerugian… Read More

10 hours ago