Ilustrasi - Pergerakan pasar sahan. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Ajaib Sekuritas memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) akan bergerak mixed cenderung melemah terbatas dalam rentang 6.830 hingga 6.910 pada hari ini (7/11).
“Pada perdagangan Senin (6/11), IHSG ditutup naik 1,33 persen atau plus 89,98 poin di level 6.878,83. Hari ini IHSG diprediksi bergerak mixed cenderung melemah terbatas dalam range 6.830-6.910,” ucap Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih dalam IHSG Daily Analysis di Jakarta, 7 November 2023.
Baca juga: Pasar Modal Indonesia Masih Bergairah, Ini Buktinya
Ratih melihat sentimen yang mempengaruhi pergerakan IHSG hari ini antara lain, yaitu Indonesia mencatatkan pertumbuhan ekonomi (PDB) tahunan pada kuartal III-2023 sebesar 4,94 persen. Pertumbuhan tersebut lebih rendah dari kuartal II-2023 sebesar 5,17 persen.
“Dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga dengan porsi terbesar, yaitu 52,62 persen mengalami pertumbuhan 5,06 persen yoy, lebih rendah dari pertumbuhan kuartal sebelumnya sebesar 5,22 persen yoy,” imbuhnya.
Sedangkan, dari sisi PDB menurut lapangan usaha, sektor transportasi dan pergudangan, serta akomodasi makan dan minuman memiliki pertumbuhan tertinggi masing-masing sebesar 14,74 persen dan 10,90 persen.
Sementara itu dari mancanegara, industri manufaktur Amerika Serikat (AS) periode Oktober 2023 kembali ekspansif di level 50, di mana perolehan tersebut lebih tinggi dari bulan sebelumnya sebesar 49,8.
Baca juga: Tahun Politik, IHSG Diprediksi Bisa Tembus ke Level 7.700
Lalu, tingkat pengangguran (unemployment rate) di Kawasan Eropa tercatat 6,5 persen pada September 2023, lebih tinggi dari bulan sebelumnya sebesar 6,4 persen meningkatnya angka pengangguran jadi cerminan landainya tingkat inflasi.
Dari Asia, penjualan retail (retail sales) Singapura pada September 2023 naik 0,6 persen yoy, lebih rendah dari bulan sebelumnya sebesar 4,2 persen yoy sekaligus menjadi pertumbuhan terendah sejak Januari 2023. (*)
Editor: Galih Pratama
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More