Market Update

IHSG Diproyeksi Melemah, Analis Rekomendasikan Saham AVIA hingga GOTO

Jakarta – MNC Sekuritas melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini (25/11) berpotensi untuk terkoreksi di rentang level 7.062 hingga 7.114.

“Kemungkinan akan adanya potensi koreksi IHSG menguji 6.835-6.998 sekaligus menutup area gap yang berada di 6.968-6.987 pada skenario hitam. Pada best case scenario, koreksi IHSG hanya akan menguji 7.062-7.114 untuk membentuk wave (c) dari wave [ii] pada skenario merah,” tulis manajemen dalam risetnya di Jakarta, 25 November 2024.

Hal itu disebabkan oleh IHSG pada perdagangan Jumat lalu (22/11) yang ditutup menguat sebanyak 0,77 persen ke level 7.195 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. 

Baca juga: Investasi Jumbo, Sugiman Halim Tambah Kepemilikan Saham BOAT jadi 10,51 Persen 

Adapun, MNC Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, di antaranya adalah PT Astra Otoparts Tbk (AUTO), PT Avia Avian Tbk (AVIA), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO),dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP).

AUTO – Buy on Weakness

AUTO menguat 3,10 persen ke 2.330 disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama masih mampu berada di atas 2.250 sebagai stoplossnya, maka posisi AUTO saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave X dari wave (X).

Buy on Weakness: 2.280-2.300

Target Price: 2.390, 2.440

Stoploss: below 2.250

AVIA – Spec Buy

AVIA menguat 2,24 persen ke 456 disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama masih mampu berada di atas 444 sebagai stoplossnya, maka posisi AVIA sedang berada pada bagian awal dari wave [c] dari wave A dari wave (Y).

Spec Buy: 448-454

Target Price: 472, 488

Stoploss: below 444

GOTO – Buy on Weakness

GOTO menguat 8,33 persen ke 78 disertai dengan peningkatan volume pembelian. MNC Sekuritas perkirakan, posisi GOTO saat ini sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave C sehingga GOTO masih berpeluang melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 74-77

Target Price: 80, 84

Stoploss: below 71

Baca juga: Ini Dia Perusahaan Jumbo yang Bakal IPO di Akhir 2024

ICBP – Buy on Weakness

ICBP menguat 1,69 persen ke 12.000 namun disertai dengan munculnya tekanan jual, penguatannya pun masih tertahan oleh cluster MA20 dan MA60. Selama ICBP masih mampu berada di atas 11.650 sebagai stoplossnya, maka posisi ICBP saat ini sedang berada di awal wave [iii] dari wave 3.

Buy on Weakness: 11.875-11.950

Target Price: 12.325, 12.575

Stoploss: below 11.650. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Tandatangani Kerja Sama, Pemkab Serang Resmi Pindahkan RKUD ke Bank Banten

Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More

5 hours ago

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

6 hours ago

BTN Salurkan KUR Rp2,72 Triliun hingga Maret 2026, Perkuat Beyond Mortgage

Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More

7 hours ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

7 hours ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

7 hours ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

7 hours ago